Pencarian populer

5 Fenomena Awan Langka di Dunia, Ada yang Berbentuk Seperti Ombak

Warga berswafoto dengan latar belakang fenomena ''topi awan" Gunung Rinjani di Lombok, NTB. Foto: ANTARA FOTO/Rosidin
Fenomena awan yang menyerupai topi di Gunung Rinjani, Lombok, menyita perhatian warga dan juga wisatawan. Tak sedikit di antara mereka yang mengabadikan momen unik itu dengan berfoto.
ADVERTISEMENT
Gumpalan putih menyerupai topi tersebut adalah awan altocumulus lenticularis. Awan ini bisa muncul dalam bentuk berbeda, tergantung kondisi atmosfer.
Nah, fenomena terbentuknya awan ini tak hanya terjadi di Indonesia saja lho, tetapi di berbagai belahan dunia. Dilansir berbagai sumber, berikut fenomena awan langka yang pernah terjadi di dunia.
1. Fenomena Awan Skypunch
Skypunch Foto: Shutter Stock
Skypunch merupakan fenomena alam yang langka. Awan ini terlihat seperti lubang besar yang berada di tengah-tengah kerumunan awan lainnya. Hal ini menyebabkan langit seperti terlihat berlubang.
Skypunch pernah terjadi pada Minggu (17/3) lalu di Al Ain, United Arab Emirates (UAE). Hal ini terlihat dari salah satu unggahan warganet di Twitter.
Fenomena ini pun mendapat beragam reaksi dari warganet di media sosial. Tak hanya itu, fenomena skypunch ternyata juga pernah terjadi di Scarborough, Ontario, Kanada pada Februari 2017 lalu.
ADVERTISEMENT
Video
Formasi awan unik tersebut menyita perhatian masyarakat dan juga wisatawan. Skypunch biasanya terjadi pada wilayah-wilayah yang memiliki suhu rendah.
2. Fenomena Light Pillar
Light Pillar Foto: Shutter Stock
Fenomena light pilar ini pernah terjadi di beberapa tempat di dunia, seperti London, Kanada, hingga Belanda. Light Pillar merupakan fenomena alam yang disebabkan oleh pantulan cahaya matahari atau bulan dari kristal es.
Fenomena ini biasa terjadi di saat matahari mulai terbenam yang juga disebabkan karena adanya sumber cahaya di bumi. Kita umumnya menjumpai pantulan cahaya buatan pada malam hari dari lampu mobil atau gedung-gedung.
Nah, light pillar ini sama seperti itu, hanya saja fenomena ini murni karena alam dan biasanya terjadi di musim dingin di daerah kutub ataupun daerah yang memiliki suhu dingin lainnya.
ADVERTISEMENT
3. Fenomena Awan Morning Glory
Morning Glory Foto: Wikimedia Commons
Fenomena Morning Glory merupakan fenomena awan yang berbentuk seperti sebuah tali yang berjajar. Fenomena awan langka ini diperkirakan terjadi akibat angin yang bertabrakan antara bagian timur yang lembab dari Laut Karang dan bagian barat yang hangat dari Teluk Carpentaria. Formasi awan Morning Glory bergerak melintasi langit dengan kecepatan hingga 40 kilometer per jam, paling umum dari arah utara-timur.
Awan ini biasanya terjadi saat fajar di bagian selatan Teluk Carpentaria di Australia Utara dan dapat diamati dari pemukiman terpencil bernama Burketown, Queensland, antara September dan November, saat kondisinya tepat. Selain itu, fenomena serupa telah dilaporkan di Amerika Serikat, Kanada, Selat Inggris, Jerman, Brasil, dan Rusia Timur, tetapi awan Morning Glory jarang terlihat di tempat lain selain Australia Utara.
ADVERTISEMENT
4. Fenomena Awan Tsunami
Shelf Clouds Foto: Shutter Stock
Bernama Shelf Clouds, fenomena awan ini terlihat menyerupai tsunami. Mengutip thevane gawker, Shelf Clouds terakhir kali muncul dengan sangat jelas pada tahun 2014 dan terjadi dua kali.
Pertama, terjadi di Sydney, Australia. Ketika terjadi, cuaca cukup mendung di Sydney dan tidak lama setelah awan terlihat, terjadi hujan deras yang dibarengi dengan petir dan kilat.
Dua hari kemudian, Shelf Clouds terlihat di atas langit Florida. Sama halnya dengan di Sydney, ketika Shelf Clouds terlihat, maka tak lama hujan dan badai terjadi.
5. Gelombang Kelvin-Helmholtz
Fenomena Kelvin-Helmholtz Foto: Shutter Stock
Terakhir, fenomena awan unik membentuk ombak tergulung juga pernah terjadi di Virginia, Amerika Serikat. Fenomena alam ini dikenal sebagai Gelombang Kelvin-Helmholtz.
Formasi awan langka itu memukau wisatawan di Smith Mountain Lake, Viriginia pada Selasa (21/6) lalu. Awan ini menyerupai gelombang laut, tapi berada di langit.
ADVERTISEMENT
Awan unik ini diperkirakan terjadi saat lapisan atmosfer yang berbeda memiliki kecepatan angin yang berbeda, menciptakan awan bergelombang. Jika suhu dan kelembabannya tepat, dapat menghasilkan awan unik tersebut.
Fenomena awan apa yang pernah terjadi di daerahmu?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86