5 Kesalahan Traveler Saat Lakukan Reservasi Tiket Pesawat Online

Mendapatkan tiket pesawat dengan harga murah sudah pasti jadi impian traveler. Wajar saja, di mana pun travel fair digelar, kamu pasti akan menemukan banyak pengunjung memadati konter agen perjalanan atau maskapai penerbangan.
Selain dari travel fair, ada pula traveler yang berusaha mengandalkan sense dirinya sendiri untuk berburu tiket pesawat murah. Sayangnya, sering kali traveler tidak melakukan 'perburuan' dengan tepat.
Dilansir Travel and Leisure, berikut lima kesalahan yang sering dilakukan traveler saat mencari tiket murah.
1. Terlalu Fokus dengan Harga Murah
Siapa yang tak suka dengan harga tiket yang murah? Tapi, meski ditawarkan dengan harga murah, lebih murah dari maskapai penerbangan sejenis dengan rute dan waktu yang sama, ada baiknya untuk mencari tahu lebih lanjut layanan yang ditawarkan oleh pihak maskapai.
Sebab, apabila kamu kurang memperhatikan detail kecil semacam ini, perjalanan yang seharusnya punya biaya lebih murah bisa jadi membengkak. Misalnya saja kapasitas bagasi yang ditanggung, karena dengan tidak adanya kapasitas bagasi gratis yang diberikan maskapai, kamu tentu harus membayar lebih mahal apabila membawa barang bawaan dalam ukuran besar.
2. Beli Tiket Terlalu Awal atau Terlalu Mepet
Kamu mungkin pernah mendengar saran untuk melakukan booking seawal mungkin sebelum melakukan perjalanan agar bisa mendapatkan harga yang menarik. Namun nyatanya, terlalu cepat melakukan reservasi bisa membuatmu membayar harga tiket yang lebih mahal, lho.
Hopper's Chief Data Scientiest Patrick Surry menuturkan, bahwa melakukan reservasi lebih dari enam bulan sebelumnya bisa membuat harga lebih mahal. Untuk bisa mendapatkan harga terbaik, kamu bisa membeli tiket tiga minggu sebelumnya untuk perjalanan domestik.
Karena apabila membelinya di waktu yang terlalu mepet dengan waktu keberangkatan, kamu akan dikenakan harga premium dan lebih mahal dibandingkan harga normal. Agar lebih mudah mendapatkan tiket murah, kamu bisa menggunakan layanan Google Flight, yang secara konsisten memberikan informasi terkait perubahan harga tiket maskapai.
3. Menentukan Hari dan Waktu Perjalanan
Menurut Travel Pricing Outlook 2019, penerbangan yang berangkat pada hari Kamis atau Jumat cenderung menawarkan harga lebih rendah (setidaknya lebih murah 10 persen dibandingkan harga normal). Sedangkan penerbangan pada hari Minggu dianggap jadi penerbangan dengan biaya termahal.
Selain itu, menurut Skyscanner, waktu terbaik untuk terbang berada dalam kisaran waktu sekitar 04.00 - 08.00 waktu setempat. Karena biasanya orang-orang ingin terbang setelah pukul 08.00, jadi harganya akan lebih murah.
4. Membeli Tiket pada Akhir Pekan
Travel and Leisure menyarakanmu untuk tidak melakukan pembelian tiket maskapai penerbangan pada akhir pekan. Alasannya sederhana, akhir pekan biasanya menjadi waktu luang orang-orang setelah lima hari beraktivitas, sudah barang pasti bukan cuma kamu yang sedang mencari tiket untuk liburan, kan.
Oleh karena itu, lebih baik kamu membeli tiket pada hari Rabu, atau membeli tepat saat ada notifikasi promo masuk ke dalam perangkat selulermu. Namun sebelumnya, pastikan kamu telah mengikuti Google Flights, Skyscanner, atau Kayak, yang mengawasi perubahan harga tiket sekaligus membandingkan harganya.
5. Tidak Menggunakan Cara Alternatif
Jika tidak menemukan harga yang sesuai dengan kantongmu, kamu bisa mencoba beberapa trik. Seperti memilih bandara alternatif di kota tujuan, atau mencoba beberapa moda transportasi yang berlainan atau beberapa maskapai yang berbeda.
Atau mungkin melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit sebagai salah satu persyaratan mendapat promo. Gimana? Siap berburu tiket pesawat murah?
