Kumparan Logo

6 Jurus Jitu Dapatkan Tidur Nyenyak dan Nyaman di Hostel

kumparanTRAVELverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hostel. (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Hostel. (Foto: Thinkstock)

Bagi kamu yang ingin menginap di hostel, mendapatkan tidur yang nyaman merupakan hal yang tidak mudah. Kondisi hostel yang bukan dimiliki dan digunakan secara pribadi bisa menjadi kesulitan tersendiri untuk kamu yang tidak terbiasa.

Untuk itu, saat berkunjung ke NOMAD Hostel, kumparanTRAVEL merangkum enam jurus jitu dari Hostel Manager Yogi Siddik, agar bisa mendapatkan tidur yang nyenyak di hostel. Sehingga kamu bisa memaksimalkan waktu untuk me-recharge energimu sebelum melakukan eksplorasi di hari berikutnya. Apa saja?

1. Tidak Membawa Banyak Baju

Packing dengan Ransel (Foto: Tomy Wahyu Utomo/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Packing dengan Ransel (Foto: Tomy Wahyu Utomo/kumparan)

Saat menginap di hostel, usahakan tidak membawa banyak baju. Karena dengan tidak banyak membawa barang, kamu bisa menghemat ruang yang akan digunakan.

Apalagi biasanya hostel hanya menyediakan satu loker gratis untuk satu pengunjung.

2. Membawa Eye mask dan Earplug

Ilustrasi Eyemask (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Eyemask (Foto: Wikimedia Commons)

Ada harga ada barang. Menginap di penginapan berbiaya hemat seperti hostel berarti secara tidak langsung menyetujui kondisi untuk berbagi dengan orang lain, termasuk kamar.

Untuk itu, lebih baik kamu membawa eyemask untuk menutup mata dan earplug untuk menutup telinga. Kedua item ini akan sangat berguna bagi kamu saat hendak tidur. Karena akan mengurangi gangguan-gangguan yang terjadi, seperti cahaya, suara mengorok, atau teman sekamar yang berlalu lalang.

3. Membawa Gembok Sendiri

Gembok Travel (Foto:  Helinsa Rasputri/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Gembok Travel (Foto: Helinsa Rasputri/kumparan)

Tidak semua hostel memberikan fasilitas berupa gembok kepada tamunya. Jadi, agar waktu menginapmu terasa aman dan nyaman, jangan lupa untuk membawa gembok pribadi. Sehingga tidak ada barang yang hilang saat kamu melakukan eksplorasi di tempat wisata.

Padlock itu adalah item yang esensial, apalagi kalau menginap di hostel. Enggak semua hostel menyediakan padlock. Kita di NOMAD misalnya, kalau mau padlock ada, tapi rental ke resepsionis,” ujar Yogi, saat ditemui kumparanTRAVEL dalam acara grand opening NOMAD Hostel Jakarta, Rabu (8/8).

4. Tidak Membawa Banyak Barang Berharga

Perhiasan emas (Foto: ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
zoom-in-whitePerbesar
Perhiasan emas (Foto: ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Tips traveling lainnya yang mesti kamu tahu sebelum menginap di hostel adalah tidak membawa banyak barang berharga. Karena perhiasan atau barang-barang mahal dapat memperbesar kesempatan untuk melakukan tindakan tidak menyenangkan seperti pencurian.

Apalagi kamu tidak tahu siapa saja orang yang sekamar denganmu dan bagaimana karakter mereka masing-masing. “Standar termahalnya mungkin laptop, ya. Loker biasanya punya ruang yang cukup juga untuk laptop, jadi bisa tetap aman,” kata Yogi.

5. Bawa Toiletries Sendiri

Rekomendasi Sampo: Kerastase, Schwarzkopf, Pantene, TRESemme, Matrix (Foto: Amazon)
zoom-in-whitePerbesar
Rekomendasi Sampo: Kerastase, Schwarzkopf, Pantene, TRESemme, Matrix (Foto: Amazon)

Hostel tidak sama dengan hotel. Tidak semua hostel menyediakan fasilitas pribadi, seperti handuk, sabun, sampo, atau sikat gigi. Jadi, sebaiknya kamu membawa peralatan mandi sendiri agar lebih nyaman.

6. Jadi Orang yang Toleran

Jauhkan ponsel saat melakukan interaksi langsung (Foto: Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Jauhkan ponsel saat melakukan interaksi langsung (Foto: Unsplash)

Tips traveling terakhir yang mesti kamu pahami saat memilih hostel sebagai penginapan adalah menjadi orang yang toleran. Hal ini dikarenakan hostel merupakan fasilitas sharing dengan traveler lainnya.

Yogi menuturkan bahwa social intersection jadi kelebihan dari hostel. “Hostel pasti less comfort dan less privacy, jadi siapkan kamu untuk berbagi dengan orang lain,” tuturnya.

Siap menginap di hostel?