Pencarian populer

Sriwijaya Travel Pass, 'Kartu Sakti' Para Milenial Keliling Indonesia

Sriwijaya Air (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Traveling atau jalan-jalan di masa kini memang bukan sekadar aktivitas untuk menghilangkan penat semata, tetapi sudah menjadi gaya hidup. Bagi beberapa orang, traveling bahkan bisa menjadi pekerjaan. Hal ini dibuktikan dengan munculnya travel blogger di masa kini, seperti Kadek Arini, Febrian, Dendy Selmaeza, hingga Trinity.
ADVERTISEMENT
Hal ini juga menjadikan pola konsumsi masyarakat bergeser dari yang konsumtif menjadi leisure, yaitu melakukan aktivitas pada waktu luang, khususnya traveling. Penelitian menunjukkan bahwa disposable income kaum milenial saat ini 50 persennya dihabiskan untuk traveling, 25 persen untuk makanan, dan 25 persen untuk belanja baju.
Melihat kesempatan ini, perusahaan maskapai penerbangan Sriwijaya Air akhirnya memanfaatkan kesempatan untuk membidik pasar baru yaitu milenial lewat produk membershipnya, Sriwijaya Travel Pass. Direktur Komersil Sriwijaya Air, Toto Nursatyo, menuturkan bahwa produk ini merupakan inovasi baru untuk memberikan kenyamanan dan keleluasaan bagi kamu yang sering bepergian.
"Produk ini adalah salah satu bentuk antisipasi pada kebutuhan milenial market, menggali pelanggan baru yang belum pernah terbang menggunakan Sriwijaya Air atau bagi konsumen yang ingin mencoba Sriwijaya Travel Pass. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan dapat menciptakan frequent flyers," tutur Toto, saat ditemui kumparanTRAVEL, Rabu (2/5).
Traveling. (Foto: Pexels)
Sriwijaya Travel Pass merupakan sebuah produk membership seharga Rp 12 juta dari Sriwijaya Air. Dengan bergabung sebagai member, kamu bisa terbang sepuasnya tanpa batas di Indonesia selama 365 hari setelah masa pembelian.
ADVERTISEMENT
Kamu bisa menikmati seluruh rute penerbangan yang disediakan Sriwijaya Air kapan saja, di mana saja, tanpa ada batasan minimal atau maksimal penerbangan, dan tanpa black out date. Yang artinya, Sriwijaya Travel Pass ini tetap dapat kamu gunakan saat peak season selama seat masih tersedia. Sehingga tidak ada batasan tanggal, selama masih dalam jangka waktu 365 hari setelah masa pembelian.
Toto juga menuturkan bahwa Sriwijaya Travel Pass bukanlah produk top up yang harus diisi lagi jika depositnya habis, "Ini lebih mirip dengan All You Can Eat,tapi dalam bentuk penerbangan," tuturnya.
Yang menarik lagi, Sriwijaya Travel Pass ini dapat dicicil dengan bunga 0 persen dengan periode 3, 6 atau 12 bulan tergantung kebijakan bank yang bekerja sama dengan program ini seperti BNI, BCA, Permata, dan Mandiri. Sriwijaya Travel Pass belum termasuk PPN, Airport Tax, Asuransi, dan Administrasi.
ADVERTISEMENT
Kamu tetap harus membayar biaya tersebut di luar keanggotaan. Tapi tenang saja, harganya tetap tidak mahal, karena setiap kali melakukan pemesanan, kamu bisa melihat langsung secara real time harga yang harus dibayar dalam penghitungan sistem di web Sriwijaya Air.
Bagaimana? Siap untuk mencoba?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.81