kumparan
28 Jun 2019 19:02 WIB

Pangeran Harry & Meghan Markle Akan Ajak Archie Tur ke Afrika

Penampilan perdana Meghan Markle dan bayinya setelah melahirkan. Foto: Dominic Lipinski / POOL / AFP
Setelah menikmati cuti kelahiran putra mereka, Meghan Markle dan Pangeran Harry tampak akan kembali beraktivitas. Dalam waktu dekat mereka merencanakan sebuah perjalanan sebagai bagian dari tur kerajaan.
ADVERTISEMENT
Rencana itu dikonfirmasi akun Instagram @SussexRoyal. Keluarga Sussex rencananya akan mengunjungi Afrika Selatan serta beberapa negara Afrika lainnya, dan sang buah hati, Archie Harrison rencananya juga ikut serta dalam royal tour ini. Jika terwujud, royal tour ke Afrika ini akan jadi royal tour pertama Pangeran Harry bersama seluruh keluarganya.
Tur kerajaan pertama keluarga kecil Harry ini dijadwalkan akan mengunjungi Malawi di Afrika Timur, Angola di Afrika Tengah, dan Botswana di bagian selatan Afrika.
"Duke dan Duchess benar-benar berharap untuk bertemu Anda semua dan terus meningkatkan kesadaran tentang pekerjaan yang berdampak tinggi bagi masyarakat lokal di seluruh persemakmuran dan di luarnya," tulis akun @SussexRoyal.
Sepertinya Afrika menjadi tempat yang spesial bagi Duke & Duchess of Sussex, khususnya di Botswana. Pada 2016, Harry mengundang Meghan untuk datang ke Botswana setelah mereka berkenalan. Lalu pada 2017, mereka juga melakukan perjalanan ke Afrika dalam rangka merayakan ulang tahun Meghan yang ke-36.
ADVERTISEMENT
Sebelum menikah, Harry sempat mengajak Meghan berkemah di Botswana. Selama lima hari berkemah, mereka memilik kesempatan untuk saling mengenal lebih dalam.“Itu benar-benar fantastis. Penting bagi saya untuk memastikan bahwa kami memiliki kesempatan untuk saling mengenal,” ucapnya dikutip The Fox.
Saat membuat cincin pertunangan, Harry pun memilih berlian Botswana. Cincin itu disempurnakan dengan dua berlian kecil dari koleksi pribadi Putri Diana.
Tidak hanya kenangannya bersama Meghan, Botswana merupakan negara yang dikunjungi Pangeran Harry, Pangeran Charles dan Pangeran William setelah kematian Diana pada 1997.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan