3 Cara Jitu dalam Memilih Jurusan Kuliah

Millennialverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi berpikir (Foto: Paola Aguilar/unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi berpikir (Foto: Paola Aguilar/unsplash)

Orangtua, guru, sampai artikel yang kamu baca di media, mengatakan bahwa jurusan kuliah akan menentukan hidupmu di masa tua. Sugesti ini membuatmu merasa enggak sekadar memilih jurusan kuliah, tapi juga menentukan takdirmu sendiri.

Tentu perasaan tersebut dapat memperburuk keadaan, dan hanya menambah kegalauan. Ketimbang mengisi pikiranmu dengan terlalu banyak suara, lebih baik ikuti tiga cara jitu berikut ini, sesuai dilansir New York Times.

1. Tentukan tujuanmu sendiri

embed from external kumparan

Ketika memilih jurusan kuliah, enggak jarang orang tua, teman, sampai guru di sekolah memberikan saran yang mereka anggap terbaik bagimu. Tapi terkadang, saran-saran tersebut justru membuatmu tambah bingung dalam memilih jurusan kuliah.

Nah, bila ini terjadi, kamu harus ingat bahwa dirimulah yang akan menjalani masa-masa perkuliahan. Kamu boleh mendengarkan saran dari orang-orang terdekat, tapi kamu harus menentukan tujuanmu sendiri. Misal, cita-citamu lima tahun ke depan bisa kamu sesuaikan dengan jurusan kuliah yang akan kamu pilih.

2. Lupakan passion

embed from external kumparan

Kebanyakan saran soal memilih jurusan kuliah enggak terlepas dari kalimat, "ikuti passion-mu". Tapi saran ini enggak selalu benar, loh.

Secara harfiah passion berarti gairah yang kamu curahkan ke dalam suatu hal. Oleh karenanya, passion menjadi sesuatu yang berubah-ubah dalam hidupmu.

Alih-alih mengikuti passion, lebih baik kamu memilih jurusan kuliah berdasarkan ketertarikan. Dengan menemukan ketertarikanmu, kamu bisa menjalani kuliah di jurusan itu tanpa beban. Seiring berjalannya waktu, kamu akan menemukan passion di bidang yang kamu geluti.

3. Sesuaikan dengan realita

embed from external kumparan

Apakah kamu tertarik akan suatu jurusan kuliah karena prospek kerjanya, atau menjanjikan pengalaman yang berbeda, ada baiknya kamu sesuaikan dulu dengan realita yang ada. Kamu bisa melakukan miniriset soal prospek karier jurusan tersebut, sampai bertanya langsung kepada pelaku di bidang yang kamu minati.

Supaya lebih memiliki gambaran yang jelas, kamu bisa mengikuti program magang yang diadakan perusahaan. Hal ini dapat kamu lakukan sambil mengisi waktu liburan antarsemester yang cukup panjang. Yang pasti, cari tahu dulu soal jurusan kuliah pilihanmu, sebelum kamu menginvestasikan waktu, tenaga, dan uang.