kumparan
29 Des 2018 13:18 WIB

4 Pertanyaan yang Harus Kamu Jawab Sebelum Balikan dengan Mantan

Sudah 'putus', tapi masih memikirkan 'mantan'. (Foto: Pixabay)
Ada saatnya di mana kamu sudah putus, sang mantan pacar malah minta balikan lagi. Nyebelin, kan?
ADVERTISEMENT
Usaha untuk sedikit demi sedikit mengikhlaskannya pergi, lantas berubah menjadi kebimbangan. Apakah kamu harus menerimanya balikan lagi?
Supaya enggak menyesal nantinya, kamu sebenarnya bisa menilai baik enggaknya keputusan memberi kesempatan kedua pada hubungan lama dengan mengajukan pertanyaan pada diri sendiri. Dilansir Zoosk, berikut empat pertanyaan yang harus kamu jawab sebelum balikan sama mantan pacar.
1. Mengapa kamu bisa putus?
Ilustrasi putus cinta (Foto: Thinkstock)
Semua hal di dunia ini terjadi karena ada sebabnya. Kalau yang menyebabkan kamu putus adalah hal-hal sepele yang bisa diperbaiki, seperti miskomunikasi, maka enggak ada salahnya untuk merajut hubungan kalian kembali. Namun, jika sebab putus adalah selingkuh, kekerasan, dan pelecehan, yang merupakan hal-hal tak bisa ditoleransi, maka buat apa kamu harus balikan lagi?
ADVERTISEMENT
2. Mengapa kamu ingin kembali bersama?
Ilustrasi Pasangan. (Foto: Unsplash)
Pastikan juga alasan mengapa kamu ingin pacaran lagi dengannya. Apakah karena cinta atau hanya karena takut kesepian menjomblo? Sebaiknya beri dirimu waktu untuk memproses apa yang terjadi setelah putus. Kalau kamu merasa baik-baik saja tanpanya, sebaiknya move on saja.
3. Bisakah kamu memercayainya lagi?
Ilustrasi Pasangan. (Foto: Shutterstock)
Mungkin saja ada suatu perangai yang tak kamu sukai saat pacaran dan kamu putus karena hal itu. Kemudian saat meminta balikan, pacarmu berjanji tak akan melakukannya lagi, apakah kamu bisa memegang janjinya? Kalau kamu melihat ada indikasi dia bakal ingkar janji, lebih baik sudahi saja.
4. Apa yang kamu bisa pelajari saat terakhir kali kamu balikan dengan mantan pacar?
ADVERTISEMENT
Kamu bisa berkaca pada kejadian di masa lalu ketika mantanmu ingin balikan dan kamu menerimanya. Apakah di lantas menjadi sosok yang lebih baik? Apakah memang hubungan yang sudah tak cocok masih layak diperjuangkan setelah putus? Apakah pada akhirnya kalian putus lagi karena sebab yang sama?
Apapun jawaban yang muncul, ikutilah kata hatimu. Kamu pasti enggak mau, kan, terjebak kembali di hubungan enggak sehat?
Penulis: Agaton Kenshanahan
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·