Blink-182 Rilis Lagu Kurang dari Semenit di 'Generational Divide'

Millennialverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Blink 182 Dok Instagram @blink182
zoom-in-whitePerbesar
Blink 182 Dok Instagram @blink182

Travis Barker, Mark Hoppus, dan Matt Skiba yang tergabung dalam Blink 182 kembali merilis lagu baru berjudul 'Generational Divide'. Berbeda dari 'Blame It On My Youth' yang diluncurkan pada awal Mei 2019, lagu kedua dari album barunya ini cuma berdurasi 50 detik atau kurang dari semenit.

Enggak, ini bukan teaser atau potongan lagu yang belum kelar. Lewat 'Generational Divide', Blink 182 menyerbu dengan beat cepat yang ngepunk abis. Sejak detik pertama, suara drum di lagu ini langsung menderu, kayak diserang sama seribu anak panah enggak tahu dari mana.

Halu, sih, tapi itu ciri khas sang drummer, Travis Barker. Enggak heran, sih, kalau lagu ini mengingatkan penggemar kepada fase awal trio asal California, Amerika Serikat, ini terbentuk.

video youtube embed

Ternyata, 'Generational Divide' menjadi pembuktian janji drummer Travis Barker yang mengatakan album terbarunya akan kembali ke suara asli Blink-182.

"Aku rasa album ini yang paling mirip suaranya dengan album 'Blink-182', yang juga merupakan album favoritku sejauh ini," ujar Travis kepada Altpress.

Frontman Blink-182, Mark Hoppus, juga mengatakan album ini akan lebih agresif. Tema dan nuansanya akan lebih kelam dari sebelumnya.

"Di album ini kami akan lebih bereksperimen dalam mencoba berbagai suara," ujar Mark Hoppus dalam wawancaranya dengan NME.

Sebelumnya, Blink 182 sempat dikritik telah kehilangan jati dirinya di lagu 'Blame It On My Youth'. Mereka dianggap mengikuti jejak band lain, kayak Bring Me the Horizon, yang pindah aliran menjadi lebih pop.

Simak ulasan kumparan tentang 'Blame It On My Youth' di bawah ini.

embed from external kumparan

Reporter: Lavira Andaridefia

instagram embed