Pencarian populer

Menyusuri Markas Rahasia Milik Hot Toys

Action figure dari berbagai franchise film dipamerkan di galeri Secret Base, Kowloon, milik Hot Toys. (Foto: Yoga Cholandha/kumparan)

Oliver Queen bukanlah Bruce Wayne. Mereka sama-sama miliarder, tetapi punya cara berbeda dalam menjalankan misi terselubung sebagai pahlawan super. Jika Tuan Wayne lebih memilih membangun basis di bawah istananya, Tuan Queen lebih suka bersembunyi di antara keramaian, seperti ketika dia membangun markas di bawah kelab malam Verdant yang dijalankan oleh sang adik, Thea.

Secret Base milik Hot Toys adalah sebuah tempat yang bakal membuat Tuan Queen berbangga. Ia hadir di antara keramaian, tetapi tidak akan bisa ditemukan oleh khalayak awam.

Seseorang harus betul-betul tahu apa yang dia lakukan untuk bisa mencapai markas rahasia tersebut. Tak cuma itu, pengunjung juga harus bisa meyakinkan petugas keamanan yang berjaga di depan lift bahwa mereka tak punya niat jahat.

Markas rahasia Hot Toys ini terletak di kawasan Mong Kok yang merupakan salah satu pusat niaga. Kawasan ini sebenarnya tidak besar; kurang lebih hanya empat blok kota yang dibelah dua jalan. Namun, Mong Kok memang punya daya tarik besar.

Di Mong Kok pengunjung dapat menemukan gerai-gerai milik jenama ternama, mulai dari L'Oreal, H&M, sampai adidas. Itu sebabnya, Mong Kok jadi begitu ramai. Belum lagi, kamu bisa dengan mudah mencari makanan dengan harga terjangkau di kawasan ini. Rasanya tak berlebihan jika Mong Kok kerap disebut sebagai surga belanja bagi siapa pun, termasuk para kolektor mainan.

Action figure dari berbagai franchise film dipamerkan di galeri Secret Base, Kowloon, milik Hot Toys. (Foto: Yoga Cholandha/kumparan)

Untuk menuju Secret Base, pengunjung harus masuk terlebih dahulu ke sebuah gedung yang bernama Sino Center. Setelah berhasil meyakinkan petugas keamanan tadi, kamu harus naik ke lantai 20 dalam lift berukuran sedang yang kapasitasnya 8 sampai 10 orang.

Sebenarnya, ketika kumparan berkunjung ke sana, Secret Base belum benar-benar buka. Untuk alasan yang tidak sempat kami tanyakan, semua toko mainan di Hong Kong punya jam buka yang sama, yakni pukul 13:00 waktu Hong Kong alias pukul 12:00 WIB.

Namun, kumparan beruntung karena di dalam lift tersebut kami bersua dengan salah satu pejabat Hot Toys, Janice Chow. Pemandu kami yang bernama Vivian Wong kemudian menjelaskan maksud kedatangan kami ke sana. Berkat Janice dan Vivian, kami akhirnya diperkenankan untuk melihat isi Secret Base tadi.

Action figure dari berbagai franchise film dipamerkan di galeri Secret Base, Kowloon, milik Hot Toys. (Foto: Yoga Cholandha/kumparan)

Hot Toys sendiri merupakan produsen mainan yang sudah berdiri sejak tahun 2000. Awalnya, perusahaan ini didirikan karena sang pemilik sekaligus CEO, Howard Chan, merasa tidak puas dengan mainan-mainan yang dia miliki. Sejak kecil, Chan memang sudah menjadi kolektor. Namun, lama kelamaan dia mencoba untuk memproduksi sendiri.

Ketika pertama kali memproduksi mainan, Chan tidak membuatnya dalam skala 1/6 dan 1/4 seperti yang dilakukan Hot Toys saat ini. Dia memulainya dari mainan berukuran kecil. Dari sana, menurut penuturan Janice, Chan bisa mendapat kontrak dari berbagai waralaba film. Dengan demikian, Hot Toys pun akhirnya resmi berdiri 18 tahun silam.

Ketika kumparan mencapai lantai 20 Sino Center tadi, kami tak melihat sesuatu yang spesial. Di sana hanya ada lorong sempit dan satu pintu besar dari besi di sebelah kiri. Satu-satunya hal yang menunjukkan bahwa tempat itu adalah Secret Base hanyalah plakat kecil yang tertempel di tembok, di sebelah pintu besi tersebut.

Action figure dari berbagai franchise film dipamerkan di galeri Secret Base, Kowloon, milik Hot Toys. (Foto: Yoga Cholandha/kumparan)

Keajaiban baru terjadi ketika pintu besi itu dibuka. Di sana, kami disambut dengan pintu geser otomatis yang mirip dengan pintu-pintu di Death Star atau Star Destroyer. Di antara pintu besi dan pintu geser itu terdapat dua layar berukuran 32 inci yang saat itu sedang memutar film 'Avengers: Infinity War'.

Saat ini, Hot Toys merupakan pemegang lisensi resmi action figure skala 1/6 dan 1/4 dari Marvel, DC Comics, Star Wars, Back to the Future, Terminator, Predator, bahkan Michael Jackson, dan Bruce Lee. Di Secret Base, koleksi-koleksi tersebut dipamerkan dalam kabinet kaca yang dibangun mengelilingi markas rahasia tersebut.

Secret Base sebenarnya hanya merupakan galeri milik Hot Toys. Di sana para calon pembeli tidak bisa menunjuk, katakanlah, action figure Iron Man dan langsung membawanya pulang. Untuk mendapatkan action figure dari Hot Toys, seseorang harus memesan secara online. Nantinya, produk-produk pesanan itu diproduksi oleh pabrik Hot Toys yang terletak di China daratan.

Action figure dari berbagai franchise film dipamerkan di galeri Secret Base, Kowloon, milik Hot Toys. (Foto: Yoga Cholandha/kumparan)

Di Secret Base, para pengunjung dipertontonkan bahwa action figure bikinan Hot Toys memang lain dari yang lain dan itulah mengapa harganya pun jadi sangat tinggi. Sebagai gambaran, produk skala 1/6 yang merupakan produk terlaris Hot Toys itu dibanderol dengan harga 1.500 dolar Hong Kong atau kurang lebih 3 juta rupiah.

Mengunjungi Secret Base, pada akhirnya, adalah sebuah pengalaman menyaksikan karya seni. Bahkan, bagi para kolektor action figure serta penggemar berat Marvel, DC, atau Star Wars, mengunjungi Secret Base bisa dibilang sebagai sebuah pengalaman spiritual. Namun, lebih dari itu, mau seperti apa pun pengalaman ini dipandang, mengunjungi markas rahasia ini adalah pengalaman tak terlupakan.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.38