Twitter Mempertemukan Dua Sahabat Kecil yang Sudah 12 Tahun Terpisah

Keberadaan media sosial kini enggak hanya berfungsi sebagai platform untuk menambah teman atau relasi. Lebih dari itu, kekuatan media sosial bahkan bisa mempertemukan kembali teman masa kecil yang hilang.
Ketika Brianna (19) sedang iseng membuka kembali scrapbook keluarganya pada saat Thanksgiving, dia menemukan sebuah fotonya dengan seorang anak kecil perempuan yang ditemuinya saat makan malam di kapal pesiar di daerah Hawaii. Saat melihat foto tersebut, dirinya ingat bahwa dia pernah berteman dengan anak kecil perempuan itu lebih dari satu dekade silam.
Dilansir Teen Vogue, Brianna pun tak kehabisan akal dan segera mencari teman kecilnya tersebut dari internet.
“Aku pikir, kenapa tak coba saja cari melalui Twitter, saat itu anak-anak seusia kami (7) tidak banyak ditemukan di acara makan malam tersebut, dan kami banyak menghabiskan waktu bersama,” ujar Brianna.
Tanpa berekspektasi terlalu tinggi, Brianna membagi foto bersama teman kecilnya tersebut dan menuliskan caption ‘’Hey Twitter, aku bertemu dengan cewek ini pada acara makan malam di kapal pesiar di Hawaii sekitar 2006. Kami berteman pada malam itu, jadi aku butuh bantuan kalian semua untuk menemukannya karena karena aku sangat merindukannya dan ingin tahu bagaimana kabar dia sekarang. Tolong retweet ini agar kami bisa bertemu kembali,” tulisnya.
Ternyata, cuitan Brianna mendapat respons positif dan cukup viral. Lebih dari 99,000 retweets and 211,000 likes.
Dengan banyaknya bantuan warganet untuk mempertemukan kembali Brianna dengan teman kecilnya, akhirnya muncullah teman kecil yang dia cari selama ini. Namanya, Heidi “Heii” Tran.
Heidi pun membalas cuitan Brianna dengan menuliskan balasan, ‘Aku dengar kamu mencariku?’ sambil memegang foto saat makan malam di kapal pesiar juga.
“Aku tahu kabar ini dari teman-teman sekelasku, mereka menyuruhku mengecek Twitter dan aku terkejut dengan respons yang didapat oleh Brianna,” kata Heidi.
Heidi dan Brianna mengungkapkan kesenangannya masing-masing dapat kembali berhubungan.
“Kami saling berkirim pesan satu sama lain dan saling update soal kehidupan,” ungkap Brianna. Meski mereka berada di negara bagian yang berbeda, mereka tetap berharap dapat bertemu kembali secara langsung di lain kesempatan.
“Sampai sekarang kami masih rutin FaceTime dan saling mengikuti di media sosial,” pungkas Heidi.
