Resep Kue Basah Asin: Lumpia Khas Kota Semarang

Panduan supaya suami betah di rumah
Konten dari Pengguna
22 Oktober 2021 8:30
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Resep Masakan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Resep Kue Basah Asin: Lumpia Khas Kota Semarang (314660)
searchPerbesar
Ilustrasi lumpia khas Semarang, sumber foto: https://pixabay.com/
Kue basah asin merupakan salah satu camilan yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Banyak sekali jenis camilan kue basah dengan rasa asin, mungkin setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing.
ADVERTISEMENT
Indonesia sendiri memang dikenal memiliki ragam kuliner yang enak-enak bahkan beberapa makanan Indonesia masuk dalam makanan terenak di dunia. Salah satu resep kue basah asin yang bisa kalian coba di rumah adalah lumpia khas Kota Semarang.
Lumpia Semarang sendiri memiliki ciri khas berupa kulit yang renyah dan isian rebung, ayam, udang, dan telur yang dimasak gurih sehingga sangat nikmat rasanya. Berikut adalah resep kue basah asin yaitu lumpia khas Semarang.

Resep Kue Basah Asin : Lumpia Khas Kota Semarang

Resep Lumpia Khas Semarang
Berikut adalah resep kue basah asin yaitu lumpia khas Kota Semarang yang memiliki rasa renyah dan gurih. #userstory
Bahan-bahan
  • Bahan-bahan Kulit Lumpia
  • 400 gram tepung terigu protein rendah
  • 320 ml air
  • 1 sendok makan telur ayam yang sudah dikocok
  • 1 sendok makan air kapur sirih
  • minyak goreng secukupnya
  • garam secukupnya
  • Bahan Isian
  • 100 gram rebung, rebus dan iris bentuk korek api
  • 50 gram ayam, cincang kasar
  • 50 gram udang, cincang halus
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 2 sendok makan kecap manis
  • 2 sendok makan minyak goreng, untuk menumis
  • 1 butir telur ayam, kocok lepas
  • 1 batang bawang perai, iris halus
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 cangkir air
  • Bahan Saus Tauco
  • 150 ml air
  • 3 siung bawang putih, haluskan
  • 3 sendok makan tauco manis
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 2 sendok makan tepung tapioka
  • 1/4 sendok teh garam
Langkah-langkah
  1. Hal pertama yang dilakukan adalah membuat isian rebung. Tumis bawang putih dan bawang perai hingga harum. Masukkan daging ayam dan udang, kemudian aduk hingga berubah warna.
  2. Sisihkan tumisan ayam dan udang di tepi penggorengan, kemudian masukkan telur ayam. Aduk hingga menjadi orak arik, kemudian campur dengan tumisan ayam udang yang sudah dibuat tadi.
  3. Masukkan rebung, lalu bumbui dengan kecap manis, garam, gula, dan merica. Aduk rata dan tambahkan air, kemudian masak hingga airnya kering. Angkat dan sisihkan.
  4. Langkah selanjutnya adalah membuat kulit lumpia. Ambil wadah, lalu masukkan garam, air kapur sirih dan air sebanyak 320 ml. Aduk sampai benar-benar rata.
  5. Siapkan wadah lain, kemudian masukkan tepung terigu. Tuangkan campuran air kapur sirih yang sudah dibuat tadi sedikit demi sedikit. Tambahkan 1 sendok makan telur ayam yang sudah dikocok, lalu uleni adonan hingga tercampur sempurna. Tambahkan 1 sendok makan minyak goreng, lalu uleni lagi. Setelah itu diamkan adonan kulit lumpia selama 30 menit.
  6. Nyalakan kompor, kemudian panaskan wajan antilengket dengan api sedang. Setelah wajan cukup panas, angkat dari kompor sebentar dan olesi dengan adonan kulit. Letakkan kembali di atas kompor dan masak sampai kulit matang dan bisa dikelupas. Ulangi langkah ini sampai seluruh adonan kulit lumpia habis.
  7. Setelah kulit jadi semua kemudian ambil selembar kulit lumpia, letakkan isian rebung, kemudian bungkus seperti amplop. Rekatkan ujung-ujungnya dengan larutan tepung kanji atau sagu.
  8. Goreng lumpia dengan minyak panas dan banyak sampai renyah. Angkat jika kulitnya sudah berwarna coklat keemasan. Sajikan dengan cabai rawit hijau, saus tauco, dan bawang daun berukuran kecil.
Demikian adalah resep kue basah asin yaitu lumpia khas Kota Semarang yang bisa kalian coba di rumah. (WWN)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020