Konten Media Partner

Ahmad Syam, Penggagas Inovasi Belanja Online di Takalar

TDAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ahmad Syam. Foto: dok
zoom-in-whitePerbesar
Ahmad Syam. Foto: dok

TAKALAR - Pandemi COVID-19 yang merebak di Indonesia sejak tahun 2020 lalu, membuat para pengusaha harus memutar otak agar bisa bertahan hidup.

Salah satunya Ahmad Syam. Pengusaha Event Organizer (EO) ini, terpaksa mencari peluang lain karena usahanya tidak dapat beroperasi karena pandemi COVID-19.

Kemudian, dia melihat peluang dalam bisnis online. Dimana pandemi COVID-19 membuat orang lebih banyak bekerja, belajar, beribadah, dan berbelanja dari rumah. "Sesuai keadaan di tengah pandemi yang mengharuskan kita untuk mengurangi mobilitas," jelasnya.

TDA Jentago. Foto: dok

Tercetuslah Takalarmall, aplikasi belanja kebutuhan sehari-hari secara online. "Sekarang kami fokus di online. Kalau untuk bisnis EO sudah sepi sejak pandemi," bebernya.

"Untuk mengenalkan aplikasi, saya masih menggunakan konsep dari mulut ke mulut karena segmentasinya ibu-ibu di perumahan," jelasnya.

Rencananya, dia akan menggunakan platform media sosial untuk iklan sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat di luar perumahan.

Untuk mengembangkan bisnisnya, dia ingin memiliki toko offline di setiap kecamatan dengan memajang berbagai produk unggulan dari tiap desa dan kelurahan di 24 kabupaten kota di Sulawesi Selatan.

Perlu diketahui, Syam merupakan member komunitas Tangan Di Atas sejak tahun 2011.

Dia mengaku banyak manfaat yang diperoleh dari TDA. "Memperoleh banyak jejaring dan mentor bisnis serta lingkungan yang positif mendukung apa yang kita lakukan untuk bisnis kita," ujarnya.