Aswin, Pengusaha Logistik yang Bakal Kembangkan Bisnis di 15 Kota di Indonesia

KUTAI BARAT - Sejak tahun 2009, Aswin merupakan pengusaha di bidang general trading, logistik, dan ekspedisi, dengan nama KSG Logistik.
"Usaha logistik ini sebenarnya sudah saya lakukan secara kecil-kecilan sejak tahun 2009. Mengandalkan koneksi temen-teman yang mempunyai usaha yang sama. Menurut saya, usaha ini sesuai sama passion saya," jelasnya.
Selain KSG Logistik, Aswin juga mempunyai usaha di bidang komputer dan IT. "Saya sering maintenance service di beberapa perusahaan swasta di Jakarta, Samarinda, dan Kutai barat," kenangnya.
Namun, bisnis IT dan komputer terhenti di tahun 2016 lantaran toko miliknya kerampokan. Lalu di tahun 2017, dia beralih menekuni bisnis kuliner dengan membuka usaha toko es krim, Kedai Yunas, di dekat sekolah Kutai Barat.
Di tengah pandemi ini, bisnis kulinernya mengalami kendala. Bertepatan dengan permintaan pengiriman barang lewat KSG Logistik meningkat tajam. Maka, dia memutuskan fokus di usaha ekspedisi.
"Disaat ekspedisi di Jakarta terkendala untuk pengiriman darat dan udara karena overload, bahkan ada pembatasan kendaraan di beberapa wilayah, kami membantu dokter dan perawat di beberapa rumah sakit untuk pengiriman alat medis dan APD di beberapa daerah di Kalimantan Timur," katanya.
Untuk mengembangkan bisnisnya, dia akan lebih banyak menjalin kerja sama dengan mitra dan memperbanyak agen di beberapa tempat. "Target saya bekerja sama dengan teman-teman di 15 kota untuk tahun ini," bebernya.
Tips bisnisnya selama ini adalah jangan menyerah, tetap semangat, selalu bersyukur, jalankan yang ada, dan lawan pandemi jangan jadikan halangan.
Perlu diketahui, dia merupakan member komunitas Tangan Di Atas (TDA) sejak tahun 2017. "Banyak manfaat yang saya peroleh. Diantaranya merubah bisnis dari konvesional menjadi modern dengan beberapa sistem dan teknik melalui 8ws yang merupakan fondasi dalam bisnis," pungkasnya.
