Berkat Komunitas TDA, Bimo Prasetyo Mampu Pandu UMKM Kecil untuk Berjalan

BATAM - Komunitas Tangan Di Atas (TDA) benar-benar komunitasnya para pengusaha yang ingin berkembang. Seperti halnya Bimo Prasetyo yang tumbuh dari TDA untuk menjadi trainer bisnis profesional.
Bimo sudah menjadi trainer sejak tahun 2.000-an, tepatnya saat masih bekerja. "Mulai menjadi trainer sejak 2000-an saat masih bekerja dan fulltime mulai tahun 2015. Belajar dari TDA, dibimbing rekan-rekan TDA," terangnya, pada Jumat (19/03/2021).
Dia mengatakan, minatnya adalah di bidang training. Oleh karena itu, pria yang akrab disapa Pak Mo ini mendirikan Pandu Usaha. "Minat, passion, dan sesuatu yang sudah dikerjakan sejak lama (meski belum untuk tujuan profit awalnya)," jelasnya.
Di jenis usaha ini, dia mengatakan tidak boleh berhenti beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dari situlah, dia tetap mampu mendampingi usaha-usaha mikro. "Tidak boleh berhenti beradaptasi. Oleh karena itu, saya bisa fokus di pendampingan usaha mikro kecil," bebernya.
Terakhir, pria 52 tahun ini mengungkapkan, jika ingin menjalankan usaha dari nol maka tidak ada jalan pintas. "Tidak ada jalan pintas, yang ada adalah percepatan. Dan menjadi bagian dari komunitas usaha seperti TDA, sangat membantu percepatan tersebut," pungkasnya.
