Bina Apiari Donasi 140 Botol Madu Melalui Kapal TDA Peduli

JAKARTA - Komunitas Tangan Diatas (TDA) melalui TDA Peduli mengirimkan Kapal TDA Kolaborasi untuk Negeri ke Sulawesi berisi barang logistik yang dibutuhkan korban gempa. Mulai dari makanan pokok hingga suplemen daya tahan tubuh seperti madu.
Madu tersebut merupakan sumbangan pengusaha ternak lebah madu Bina Apiari, Dianita K Kartika. Dia mengirimkan 140 botol madu senilai Rp 6,3 juta.
Dianita menyatakan, dengan mengirimkan madu untuk korban gempa, dapat memberi manfaat untuk kesehatan. Sebab, madu merupakan bahan pangan alami yang mengandung berbagai zat untuk kesehatan.
"Madu mempunyai banyak manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu mempercepat penyembuhan dari sakit," katanya.
Terlebih, di tengah pandemi seperti sekarang, dia membayangkan betapa pentingnya asupan gizi yang dibutuhkan korban di pengungsian.
"Saya membayangkan korban bencana alam yang harus mengungsi tentu perlu mendapat asupan gizi yang baik supaya kondisi kesehatannya terjaga, apalagi saat ini masih pandemi COVID-19 dan demam berdarah juga biasanya mewabah saat musim hujan. Jadi daya tahan tubuh yang menurun rawan terkena penyakit," katanya.
Oleh sebab itu, dengan memberikan bantuan berupa madu, dia berharap dapat mencegah terjadinya penyakit. "Donasi madu dari kami semoga bisa membantu para korban bencana agar tetap sehat, sampai mereka bisa pulang ke rumah masing-masing dan kondisi pulih kembali," harapnya.
"Program TDA Peduli seperti Kapal TDA ini mengingatkan saya untuk selalu berbagi manfaat dan kebaikan sebagai perwujudan rasa syukur," ucapnya.
