Cuan Berkah Bisnis Mukena, TDA Perempuan Jakarta Timur Dorong UMKM Naik Kelas
·waktu baca 2 menit

Jakarta Tmur - Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Perempuan Jakarta Timur kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan pelaku usaha perempuan melalui kegiatan edukatif bertajuk Cuan Berkah di Balik Bisnis Mukena. Kegiatan ini digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu, 31 Januari 2026, pukul 09.30-11.30 WIB.
Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota TDA Perempuan dari berbagai daerah dan menghadirkan Riris Nurbintari, trainer UMKM sekaligus pelaku usaha mukena berpengalaman dengan brand Hi Cloth Fashion. Melalui sesi sharing, peserta diajak memahami lebih dalam seluk-beluk bisnis mukena yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga nilai keberkahan.
Perjalanan Bisnis Mukena dari Produksi hingga Pemasaran
Dalam pemaparannya, Riris membagikan perjalanan membangun bisnis mukena dari tahap awal hingga berkembang. Ia mengulas proses produksi, pentingnya menjaga kualitas produk, serta strategi pemasaran agar usaha dapat bertumbuh secara berkelanjutan.
Menurut Riris, konsistensi dan kesungguhan dalam menjaga kualitas menjadi kunci utama agar produk mukena mampu bersaing di pasar. Selain itu, pemahaman terhadap kebutuhan konsumen juga menjadi faktor penting dalam pengembangan usaha.
Bisnis Mukena dan Nilai Keberkahan
Riris menegaskan bahwa bisnis mukena tidak hanya soal mengejar keuntungan semata, melainkan juga mengandung nilai ibadah dan kebermanfaatan.
“Mukena bukan sekadar produk, tetapi sarana ibadah. Ketika kita menjaga niat, kualitas, dan pelayanan, insyaAllah cuan akan datang bersama keberkahan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta yang aktif berdiskusi dan terbuka untuk belajar. Menurutnya, forum seperti ini sangat penting untuk membangun kepercayaan diri pelaku UMKM dalam mengelola dan mengembangkan bisnisnya.
TDA Perempuan Dorong UMKM Naik Omzet dan Mindset
Sementara itu, Kepala Bidang TDA Perempuan Jakarta Timur, Yana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya komunitas dalam memperkuat kapasitas bisnis anggota, khususnya perempuan pelaku UMKM.
“Kami ingin TDA Perempuan Jakarta Timur menjadi ruang belajar dan bertumbuh bersama. Harapannya, melalui sharing seperti ini, para pelaku UMKM tidak hanya naik omzet, tetapi juga naik mindset dan kebermanfaatannya,” ungkap Yana.
Yana berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan menghadirkan narasumber inspiratif dari berbagai bidang usaha. Dengan begitu, anggota TDA Perempuan Jakarta Timur diharapkan semakin siap menghadapi tantangan bisnis di era digital.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta mengaku memperoleh insight baru serta motivasi untuk menjalankan usaha secara lebih terarah, profesional, dan tetap berlandaskan nilai keberkahan.
