Konten Media Partner

Dorong UMKM Bertumbuh dan Berdaya, TDA Pemalang Kolaborasi dengan Bapperida

TDAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dorong UMKM Bertumbuh dan Berdaya, TDA Pemalang Kolaborasi dengan Bapperida
zoom-in-whitePerbesar

Pemalang – Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Pemalang menjadi pemateri dalam pelatihan AI dan media sosial untuk UMKM cerdas. Kegiatan tersebut digelar Inkubator Bisnis Gemilang, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pemalang di AR Cafe Bukit Tangkeban, Pulosari, Pemalang, Selasa (15/9/2026).

Ketua TDA Pemalang Ilmar Maulana mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 30 tenant atau UMKM binaan Bapperida. Kegiatan juga dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari Diskumdag dan Disparbud.

Narasumber dalam kegiatan tersebut yakni Moh Thoriq A. Saloka, Direktur Event & Program TDA Pemalang, serta Solikhin alias Mas Sol, penggiat media sosial sekaligus Direktur Akun Sosmed Kabar Pemalang.

“Untuk materi yang disampaikan terkait pemanfaatan dan optimasi sosmed serta AI untuk UMKM secara cerdas,” jelasnya.

Tingkatkan kapasitas pelaku UMKM

Ilmar mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM dari sisi pengetahuan tentang AI dan media sosial. Selain itu, pelatihan diarahkan untuk meningkatkan skala usaha dalam hal penjualan, pemasaran, dan branding.

Menurut dia, pelatihan AI dan media sosial diharapkan meningkatkan skala usaha UMKM lokal secara menyeluruh. Mulai dari pola pikir, keterampilan, hingga pengetahuan tentang digitalisasi.

Dia berharap pelatihan tersebut mampu mengubah pola pikir pelaku UMKM yang awalnya konvensional dan hanya mengandalkan penjualan offline. Mereka diharapkan lebih terbuka, adaptif, dan berani bersaing di pasar digital yang lebih luas.

“Dari sisi skill, pelaku UMKM diharapkan mampu menguasai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau AI untuk membantu proses bisnis, mulai dari pembuatan desain konten promosi, penulisan caption yang menarik, analisis perilaku konsumen, hingga pengelolaan stok dan keuangan secara lebih efisien. Sehingga kemampuan mengelola sosial media secara profesional juga menjadi nilai tambah agar produk mereka lebih dikenal, memiliki branding yang kuat, dan mampu membangun interaksi yang dekat dengan pelanggan,” ungkapnya.

Perkuat kolaborasi TDA dan Pemda

Sementara itu, Ilmar menambahkan, dari sisi pengetahuan digitalisasi, pelatihan tersebut dapat membuka wawasan bahwa digital bukan sekadar tren. Digitalisasi menjadi kebutuhan untuk memperluas pasar, meningkatkan omzet, dan menjaga keberlanjutan usaha di era modern.

Menurutnya, dengan mindset yang bertumbuh, skill yang meningkat, dan pemahaman digital yang matang, UMKM lokal nantinya mampu naik kelas, lebih berdaya saing, serta menjadi penggerak ekonomi daerah yang kuat dan berdaya.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, kami berharap yang pertama meningkatnya skala usaha UMKM lokal baik dari sisi mindset, skill, dan pengetahuan tentang digitalisasi. Sedangkan yang kedua, kolaborasi dan sinergi antara TDA Pemalang dan Pemda Pemalang dalam turut serta memajukan pelaku usaha di pemalang khususnya UMKM makin intens dan solid dan berdampak positif,” pungkasnya.