Dylla and Co Gelar Kelas “Bicara dengan Hati” Bareng TDA Surabaya

Surabaya – Dylla and Co, salah satu usaha yang tergabung dalam komunitas TDA Surabaya, sukses menggelar pelatihan komunikasi bertajuk One Day Class: Bicara dengan Hati. Acara ini berlangsung pada Minggu (25/5/2025) di Midtown Residence Surabaya dan dihadiri peserta lintas profesi dan usia, mulai dari fresh graduate hingga ibu-ibu pengusaha.
Pelatihan ini menghadirkan Founder Dylla and Co, Fadilah Al Rahmah, S.Kom., sebagai narasumber utama. Kepada awak media, Fadilah menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi emosional para peserta.
“Tujuan kegiatan ini memberikan pengalaman bahwa komunikasi bukan hanya soal menyampaikan makna, tetapi juga tentang menyampaikan rasa,” ujar Fadilah.
Menurutnya, pelatihan ini tidak terbatas untuk para public speaker. Siapa pun yang ingin memperbaiki cara berkomunikasi—baik dalam konteks karier, hubungan personal, maupun kehidupan sosial—bisa mendapatkan manfaat dari kegiatan ini.
Acara berlangsung dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB dan dirancang dengan pendekatan interaktif. Salah satu sesi yang cukup membekas bagi peserta adalah ketika mereka diminta untuk saling menatap selama 15 detik, kemudian menyampaikan kesan yang dirasakan.
“Dalam sesi itu, dua peserta yang baru saling mengenal hanya saling menatap tanpa bicara. Salah satu dari mereka tiba-tiba berkata, ‘Yang kuat ya… kamu pasti bisa melewatinya,’ dan lawan bicaranya langsung berkaca-kaca,” kisah Fadilah.
Ia menambahkan, peserta yang berkata demikian merasakan ada sesuatu yang tidak baik hanya dari tatapan mata lawan bicaranya. “Ternyata benar, orang yang ditatap sedang mengalami masa sulit. Komunikasi bukan sekadar kata-kata. Kadang mata bisa lebih jujur berbicara,” lanjutnya.
Selain sesi pelatihan, acara ini juga menghadirkan 14 pelaku UMKM yang dikenalkan kepada peserta. Diharapkan, melalui pelatihan ini dapat terjalin kolaborasi antara peserta dan pelaku usaha lokal.
“Sebagai pembicara, saya sangat puas melihat antusiasme peserta. Mereka aktif, semangat, dan terbuka saat praktik. Ini membuat target pelatihan tercapai,” pungkas Fadilah.
