Kisah Fahrudin, Mantan Manajer KFC yang Kini Memilih Menjadi Pengusaha

KEDIRI - Setiap orang memiliki kisah lika liku hidupnya masing-masing. Tak terkecuali Fahrudin. Mantan Manajer KFC ini kini memilih terjun ke dunia bisnis dan menjadi pengusaha.
"Saya dulu di KFC ketika orang tua (ibu) meninggal. Lalu diminta Bapak pulang kampung itu tahun 2004. Lalu disuruh mengurus toko baju dan sawah," kenangnya.
Namun tak lama setelah itu, Fahrudin harus menerima kenyataan bahwa Bapaknya sakit dan menyusul Ibunya berpulang. "Setelah itu toko diurus kakak," kata bapak tiga anak ini.
Dia kemudian berinisiatif membuat usaha kuliner yakni Donat Donita. "Usaha itu berawal dari anak saya yang sekolah di Aisyah ABA. Suatu ketika ada acara, istri bikin donat terus wali murid banyak suka dan banyak yang pesan. Terus kita jualan donat dengan nama Donat Donita," kenang lulusan UNS Surakarta ini.
Dia juga bergabung dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kediri untuk mengikuti pameran UMKM.
Saat terjun ke dunia bisnis, dia merasa perlu bergabung dengan komunitas wirausaha. Komunitas Tangan Di Atas (TDA) menjadi tempatnya berlabuh. Dia resmi menjadi member TDA pada tahun 2016.
Di sana, dia rajin belajar dari para pelaku bisnis yang sudah terlebih dahulu terjun ke dunia kuliner.
"TDA bukan hanya berisi orang sudah mapan tapi juga orang yang baru memulai usaha. Nilainya silaturahim. Ikut TDA harus ditata niatnya. Jangan mengandalkan pelatihan atau workshopnya saja, tapi dimanfaatkan di dalamnya, ada jaringan dan ilmu pengalaman," tuturnya.
Lewat TDA, dia mengenal pengusaha lain, Wahyu, yang mengajaknya berkolaborasi membuat Kedai Exspo. "Dulu ketemu pak Wahyu, dan beliau tahu latar belakang saya dulu pernah menjadi Manajer KFCm akhirnya diajak kolaborasi. Beliau punya modal dan saya dinilai punya pengalaman. Beliau pengen usaha kuliner," bebernya.
"Singkat cerita kita buat usaha di Kediri dengan nama kedai. Kemudian saya merekut karyawan membentuk tim, membuat menu, mencari bahan, dan semua terkait kedai itu," imbunya.
Kedai Exspo berjalan dengan baik. Bahkan bisa dikatakan sebagai salah satu kedai terbesar di Kediri.
Kini, dia mendirikan usaha sendiri bernama Kedai Asco. "Bulan November tahun 2020 kemarin saya pamit. Membangun usaha sendiri. Saya bikin kafe di teras rumah. Dengan nama Kedai Asco. Baru tiga bulanan ini," pungkasnya.
