Kisah Mega Rindawati Menggagas Healthy Bakery di Kutai Timur

KUTAI TIMUR - Mega Rindawati menekuni usaha bakery sejak tahun 2011 di Jalan Yos Sudarso III Gang Damai Poros No 01A, Sangatta, Kutai Timur.
Mega menceritakan, usaha bakery pertama kali dilakukan dengan menjual pizza. Namun, di tahun 2012, mulai fokus mengerjakan berbagai jenis kue, hingga akhirnya di tahun 2016 membuka Gummy's Bakery and Cafe, serta usaha oleh-oleh kekinian japanese cheese cake dengan brand Kuekejuku.id.
"Tetapi pada akhir 2019 kafe saya tutup dan awal 2020 saya membuka usaha food container fishtop yang menjual fish and chips dan pasta," ujarnya.
Dia menyebutkan, sepanjang tahun 2020-2021, dia tengah mengembangkan bakery menjadi Healthy Bakery. "Bisnis ini semua berawal dari hobby saya yang kemudian saya mencoba untuk menekuni," katanya.
Dia menjual 14 varian tart, 8 varian desert, dan 7 varian kue kering. "Kami juga ada bolu-bolu jadul serta beberapa jenis gluten free cake," terangnya. Harga yang dibandrol berkisar Rp 25-650 ribu.
Rencananya, Mega ingin memiliki bakery shop yang lebih fokus terhadap kesehatan serta kitchen studio. "Saya ingin memiliki bakery shop dengan kitchen studio untuk mini class baking dan cooking yang bisa dilakukan secara offline atau online," harapnya.
Mega merupakan member komunitas Tangan Di Atas (TDA) wilayah Kutai Timur sejak tahun 2016. "Salah satu yang melekat sekali di saya selama menjadi anggota TDA itu semangat berbagi dan kolaboraksinya. Meskipun komunitas bisnis, tapi tidak hanya membahas tentang bisnis saja," katanya.
