Konten Media Partner

KMB TDA Jakarta Timur: Strategi Susun Final Project UMKM bersama Tri Mulyana

TDAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KMB TDA Jakarta Timur: Strategi Susun Final Project UMKM bersama Tri Mulyana
zoom-in-whitePerbesar

Jakarta Timur – Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Jakarta Timur menggelar Kelas Mentoring Bisnis (KMB) bertema “Goal dan Final Project” pada Kamis (12/6/2025). Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini menghadirkan Tri Mulyana, Founder steps.co.id sebagai pembicara utama.

Kelas mentoring ini menjadi ruang refleksi sekaligus strategi bagi para pelaku UMKM untuk memperkuat arah dan tujuan bisnis secara terstruktur. Dalam sesi pembuka, Tri Mulyana menekankan pentingnya menyusun tujuan bisnis yang jelas. Ia menyoroti bahwa goal yang kabur hanya akan menghasilkan progres yang tidak terukur.

“Final project itu bukan sekadar formalitas, tapi representasi nyata dari impian kalian. Kalau goal-nya gak hidup, final project-nya juga gak akan punya napas,” ujar Tri Mulyana.

Ia mengajak peserta menggunakan prinsip SMART (Spesifik, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) dalam menyusun target, serta menjadikan final project sebagai alat konkret untuk mewujudkan visi dan misi bisnis.

Ketua Divisi KMB TDA Jakarta Timur, Valian Karada, menegaskan bahwa pelaku usaha perlu terus mengevaluasi tujuan mereka, agar tetap relevan di tengah dinamika pasar.

“Goal itu bukan hanya tentang apa yang ingin dicapai, tapi juga bagaimana mencapainya. Masih SMART gak? Masih relevan gak dengan kondisi saat ini?” ujarnya.

Sementara itu, Hafid, Wakil Ketua Umum Eksternal TDA Jakarta Timur 8.1 sekaligus pendiri bimbingan belajar BPC (Bina Prestasi Cemerlang), menyoroti pentingnya forum seperti KMB sebagai ruang R&D (Research and Development) komunitas bagi UMKM.

“KMB ini seperti dapur eksperimen. Di sinilah ide-ide bisa diuji, diperbaiki, dan dikembangkan. Jangan hanya jadi tempat kumpul, tapi manfaatkan untuk penguatan bisnis secara kolektif,” ungkap Hafid.

Acara ditutup dengan sesi mentoring kelompok kecil dan diskusi interaktif yang memperkaya wawasan peserta. KMB TDA Jaktim kembali menegaskan pentingnya goal-setting yang jelas, strategi yang tajam, dan dukungan komunitas dalam membangun bisnis berkelanjutan.