Konten Media Partner

Komunitas TDA Gresik Kolaborasi Program Tukar Sampah dengan Token Listrik

TDAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengurus TDA Gresik, bersama sejumlah pihak kolaborasi program tukar sampah. dok
zoom-in-whitePerbesar
Pengurus TDA Gresik, bersama sejumlah pihak kolaborasi program tukar sampah. dok

GRESIK - Komunitas Tangan Di Atas (TDA) daerah Gresik berkolaborasi program tukar sampah dengan token listrik atau pembayaran listrik pascabayar dengan sejumlah pihak. Di antaranya Pertamina Lubricant, Asobsi, Pokdarwis dan Penggiat Lingkungan. Hal ini dilakukan lantaran sampai saat ini, sampah masih menjadi permasalahan yang belum dapat terselesaikan.

Kegitan ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani. SE. pada 17 Maret 2022 di Dusun Sidorukun Desa Kertosono Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik.

Peresmian Bank Sampah terdapat beberapa agenda yang berkolaborasi dengan Komunitas Tangan Diatas salah satunya kegiatan Sosisalisasi Tentang Eco Enzim dan memberikan pelatihan.

Fahni Selaku Ketua TDA Gresik mengatakan bahwa kegiatan ini, sangat bagus guna meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Nantinya, dengan adanya pengelolaan sampah yang benar daerah yang ada di Kabupaten Gresik menjadi zero wazte.

Sementara itu, Fandi Ahmad Yani Bupati Gresik menambahkan akan selalu menunggu inovasi-inovasi yang luar biasa dari masyarakat paling utama tetang lingkungan. Sebab, sampah di Gresik mencapai 200 ton perhari yang dibawa dan ditumpuk di satu TPA yang sudah puluhan tahun.

"Saat ini Pemkab Gresik sudah MOU dengan pihak ketiga dimana TPA Ngipik dan Belahanrejo akan kita bangun Tempat Pengelolaan Sampah terpadu (TPST) dengan Skala yang cukup besar,"ujar Bupati.