Konten Media Partner

Member TDA Palopo Resmikan Cabang Ketiga, SBM 88 Kian Perluas Layanan Bengkel

TDAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Member TDA Palopo Resmikan Cabang Ketiga, SBM 88 Kian Perluas Layanan Bengkel
zoom-in-whitePerbesar

Palopo - Member Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Palopo, Rahmad Ilahi, ST, resmi membuka cabang ketiga Studio Ban Moto 88 (SBM 88). Penambahan cabang tersebut menandai pengembangan usaha bengkel sepeda motor yang dirintisnya sejak 2019 sekaligus menjadi bukti UMKM lokal terus bertumbuh di Kota Palopo.

Sebelumnya, SBM 88 telah memiliki dua cabang yang beroperasi di Jalan Sungai Rongkong, Kelurahan Sabbamparu, Kecamatan Wara Utara, serta di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Binturu, samping Kampus Muhammadiyah.

“Dengan hadirnya cabang ketiga, diharapkan masyarakat semakin mudah memperoleh layanan servis kendaraan yang berkualitas,” ungkap Rahmad.

Rahmad menjelaskan, ia memilih usaha bengkel sepeda motor karena sesuai dengan latar belakang pengetahuan dan keahlian yang dimilikinya. Menurutnya, bisnis tersebut dapat dirintis dengan modal awal yang relatif terjangkau sehingga memiliki peluang untuk terus dikembangkan.

Studio Ban Moto 88 melayani berbagai kebutuhan perawatan sepeda motor, mulai servis ringan dengan tarif mulai Rp30.000, servis lengkap mulai Rp60.000, servis CVT mulai Rp30.000, hingga servis sistem injeksi mulai Rp60.000. Sejak awal berdiri, kualitas layanan dan kepuasan pelanggan menjadi fokus utama dalam menjalankan usaha.

Konsistensi Menjadi Kunci Mengembangkan Usaha

Rahmad mengakui membangun usaha bukan perkara mudah. Menurutnya, kesabaran, kemauan untuk terus belajar, dan konsistensi menjadi modal utama agar bisnis dapat bertahan sekaligus berkembang.

“Sebagai pengusaha pemula, kita harus banyak belajar dan bersabar dalam mengelola usaha, terutama mengenai manajemen bisnis dan memahami kebutuhan pasar. Konsisten dalam menjalankan bisnis juga menjadi kunci, karena dengan konsisten kita bisa tetap fokus mencapai tujuan,” ujarnya.

Rahmad juga menilai perjalanan mengembangkan usaha tidak lepas dari peran komunitas. Sejak bergabung dengan TDA Palopo pada 2020, ia mengaku memperoleh banyak pengetahuan melalui pelatihan, mentoring, dan diskusi bisnis.

Ia mempelajari pengelolaan sumber daya manusia, manajemen keuangan, pengendalian stok barang, hingga strategi pemasaran. Selain itu, TDA juga menjadi wadah untuk memperluas jejaring dengan para pelaku usaha dari berbagai bidang.

“Alhamdulillah, dari TDA saya banyak belajar tentang manajemen usaha, mulai dari SDM, keuangan, stok barang, hingga penguasaan pasar. Saya juga dipertemukan dengan banyak orang hebat yang memiliki latar belakang dan keahlian berbeda, sehingga semakin termotivasi untuk terus bertumbuh,” ungkapnya.

TDA Palopo Apresiasi Pencapaian Anggota

Ketua TDA Palopo periode 8.0, Mustakar yang akrab disapa Om Rail, mengapresiasi pencapaian tersebut. Menurutnya, bertambahnya cabang usaha milik anggota menunjukkan budaya belajar, berbagi, dan bertumbuh di dalam komunitas mampu memberikan dampak nyata bagi perkembangan UMKM di daerah.

“Kesuksesan seorang anggota adalah kebanggaan bagi seluruh komunitas. Harapannya, pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi anggota lainnya untuk terus belajar, berani mengambil langkah, dan konsisten mengembangkan usahanya,” kata Om Rail.

Peresmian cabang ketiga Studio Ban Moto 88 diharapkan semakin memperkuat usaha yang telah dirintis Rahmad sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Palopo.