Konten Media Partner

Milad TDA Ke-16 secara Online dan Offline Usung Tema Berdaya untuk Negeri

TDAverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Founder TDA Badroni Yuzirman pada Milad TDA ke-16 secara online dan offline. dok
zoom-in-whitePerbesar
Founder TDA Badroni Yuzirman pada Milad TDA ke-16 secara online dan offline. dok

BANDUNG - Komunitas Tangan Di Atas (TDA) menggelar Milad TDA ke 16 yang disiarkan langsung secara online melalui akun youtube TDA TV dan Facebook TDA mengusung tema 16 Tahun Berdaya untuk Negeri.

Tak hanya itu, kegiatan Milad TDA juga dihadiri langsung Presiden TDA 7.0 Ibrahim M Bafagih, Ketua MWA 4.0 Andi Sufariyanto dan Founder TDA Badroni Yuzirman secara online, dan ketua masing - masing wilayah hadir dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Presiden TDA 7.0 Ibrahim M Bafagih, Ketua MWA 4.0 Andi Sufariyanto yang hadir secara offline pada Milad TDA ke-16. dok

Tak kalah menarik dari tahun sebelumnya, Milad TDA ke-16 juga menampilkan berbagai tarian kesenian yang berasal dari beberapa daerah. Hal ini, menggambarkan bahwa TDA telah tersebar diberbagai penjuru Indonesia dan telah banyak memberi manfaat tidak hanya di bidang bisnis tapi juga bidang lain.

Selama kurang lebih 16 tahun TDA telah banyak berkontribusi. Salah satunya menebar manfaat menginspirasi, memotivasi untuk semua masyarakat.

Sebab, TDA memiliki visi yang gemar berbagi dan berupaya menumbuhkan kewirausahaan di Indonesia. Dalam hal ini TDA beranggotakan pengusaha muda, belajar yang cepat, cerdas dan memiliki pandangan ke depan untuk sukses mulia.

Selain itu, TDA juga menjadi wadah media pembelajaran interpreneurship yang mudah, kekeluargaan. Sampai saat ini, TDA telah memiliki anggota 27 ribu yang tersebar di 100 kota di antaranya Indonesia, Singapura, Hongkong, Mesir dan Australia.

Founder TDA yang kerap disapa Roni mengungkapkan, rasa gembiranya lantaran TDA tetap eksis sampai saat ini. Selain itu juga berfikir, apakah nantinya TDA masih bisa seperti ini sesuai dengan zamannya. Namun kenyataannya, selama kurang lebih 16 tahun sudah mencapai capaian yang luar biasa.

"Harapan saya ke depan TDA tetap relevan apapun kondisinya kita tetap eksis. Di sana TDA sebagai rumah untuk para pengusaha bertumbuh dan berkembang," katanya.

Sementara itu, Ketua MWA 4.0, Andi Sufariyanto, mengatakan, bahwa TDA mampu sampai usia ke-16 tentu para member mulai yang awalnya kecil, tentunya setiap generasi tantangan itu berbeda. Sehingga kemampuan adaptasi itu penting untuk menumbuhkan TDA.

"Saya sepakat dengan Pak Roni, kita tetap relevan karena 16 tahun ini isu kita bukan hanya relevan, tapi memindahkan estafet. Karena sebentar lagi yang menjalankan TDA anak - anaknya founder, anak TDA yang bahasanya pun sudah berbeda. Bahasa mereka sudah digital. Sedangkan kita masih warung kopi. Harus adaptif terhadap perkembangan zaman," ungkapnya.

Kesenian musik kolintang juga meramaikan Milad TDA ke-16. dok

Sedangkan Ketua TDA 7.0, Ibrahim M Bafagih, yang akrab disapa Baim menambahkan, bahwa TDA punya visi menjadi rumah pengusaha yang memberikan dampak positif dalam peradaban, khususnya di Indonesia. Berawal dari hal ini, perlu berdaya dan melakukan kolaboraksi untuk pemberdayaan.

"Pemberdayaan sendiri itu dari internal TDA dan eksternal, nah untuk internal ketika ada yang gabung di TDA, ketika berhasil mereka berdaya untuk mengajar kawan-kawan yang kondisinya di level bawahnya. Akhirnya kebaikan ini menyebar," ujar Baim.

Baim juga menyebutkan bahwa TDA di tingkat eksternal, antara komunitas dengan industri dan swasta berkolaboraksi dengan TDA. Hingga akhirnya banyak permintaan di pihak platform, dan hal ini membuat TDA level bisnisnya mengalami kenaikan. Tak hanya itu, TDA juga banyak melakukan kolaboraksi dengan eksternal. Terlebih di tengah pandemi dengan sektor pemerintah, akademisi ataupun swasta.

"Dengan adanya kolaboraksi sehingga diharapkan ekonomi indonesia makin membaik. Saat ini TDA juga banyak kolaboraksi dengan akademisi. Berkolaboraksi untuk pemberdayaan memberikan perubahan positif," jelasnya.

Kegiatan Milad TDA ke-16 juga diisi dengan kegiatan menarik. Berbagai doorprize hingga game pantun yang diikuti oleh seluruh member secara online.

Penampilan kesenian pada Milad ke-16 TDA. dok

Sementara itu menurut Founder TDA, Badroni Yuzirman yang akrab disapa Roni, usia ke-16 tahun TDA harus optimis. Tapi realistis dengan tantangan dan kondisi. Roni menegaskan agar seluruh member TDA tidak sombong ataupun takabur, karena telah merasa besar.

"Dengan sikap humble kita jadi mudah terbuka dan terus belajar untuk semua hal yang terjadi. Sehingga kita bisa mengatasi apapun caranya," pesannya.