Optimalisasi Media Sosial Jadi Fokus Kopdar TDA Sulsel 2 di Luwu Timur
·waktu baca 2 menit

LUWU TIMUR – Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Sulawesi Selatan 2 menggelar kegiatan kopdar (kopi darat) sekaligus kunjungan ke TDA Luwu Timur pada Jumat (26/9/2025). Kegiatan ini menjadi momen perdana yang diinisiasi oleh TDA Luwu Timur sebagai upaya memperkuat jaringan pengusaha lokal di wilayah tersebut.
Sekretaris Wilayah TDA Sulsel 2, Dendy Haryono, ST, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperluas manfaat keberadaan TDA di berbagai daerah, termasuk Luwu Timur. Ia berharap melalui kegiatan kopdar ini, semakin banyak pengusaha lokal yang tumbuh dan berkembang.
“Tujuannya agar manfaat TDA semakin besar dan meluas, sehingga banyak entrepreneur lokal yang bermunculan. Kami ingin gaung kebermanfaatan TDA semakin dirasakan masyarakat,” ujar Dendy.
Bahas Optimalisasi Media Sosial untuk Dongkrak Penjualan
Kegiatan kopdar kali ini mengusung tema “Optimalisasi Media Sosial untuk Meningkatkan Omzet Penjualan.” Tema ini dipilih karena pentingnya peran media sosial dalam memperkuat strategi pemasaran dan membangun brand bisnis di era digital.
“Materi yang dibahas sangat relevan bagi pelaku usaha, khususnya bagaimana memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan omzet dan memperluas jangkauan pasar,” kata Dendy.
Selain pelatihan digital marketing, peserta juga mendapatkan pemahaman mendalam mengenai organisasi Tangan Di Atas (TDA) — mulai dari latar belakang, visi-misi, hingga peran TDA dalam mendukung pertumbuhan wirausaha di Indonesia.
Akan Dilaunching TDA Luwu Timur
Dendy menambahkan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan launching resmi TDA Luwu Timur, yang akan menambah jumlah komunitas TDA daerah di bawah naungan TDA Sulsel 2 menjadi delapan daerah.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan agar semakin banyak pelaku usaha yang mendapatkan manfaat dan bisa langsung menerapkan ilmu bisnis yang diperoleh,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan komitmen TDA untuk terus menjadi wadah kolaborasi dan pembelajaran bagi para pengusaha di Indonesia.
“Kami ingin kebermanfaatan TDA benar-benar dirasakan masyarakat luas, terutama pelaku UMKM di berbagai daerah,” tutupnya.
⸻
