Konten Media Partner

Perjuangan Hanan Syakib Dirikan Dapoer Rumah AK

TDAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hanan Syakib. Foto: dok
zoom-in-whitePerbesar
Hanan Syakib. Foto: dok

MEDAN - Memulai usaha memang bukan perkara mudah. Banyak lika-liku yang harus dihadapi untuk membawa usaha menuju kesuksesan. Seperti yang dialami Hanan Syakib Mashabi saat memulai usaha kuliner Dapoer Rumah AK.

"Awal mulanya di tahun 2015 kami jualan nasi kuning di Lapangan Merdeka Medan setiap hari Minggu. Ketika ada CFD dan larangan jualan di dalam lapangan, kami coba jualan diluar lapangan, tapi ternyata hasilnya tidak maksimal," kenangnya, pada Selasa (06/04/2021).

Dari situ, Hanan memutuskan untuk memulai jualan online. Sambil jualan online, dia juga coba membuka 2 gerai nasi kuning di depan salah satu sekolah dan di kantin salah satu universitas di Medan.

Produk Dapoer Rumah AK. Foto: dok

"Karena bertepatan dengan libur sekolah, ternyata jualan pun tidak maksimal. Sering kali makanan tidak habis dan keuntungan juga tidak maksimal. Sejak saat itu kami putuskan untuk tutup semua gerai dan fokuskan di online sampai sekarang," kenangnya.

Kendati mengalami banyak cobaan, perempuan 34 tahun ini tidak pantang menyerah dan terus ingin berkembang. "Setelah mencoba berjualan online, pelanggan masih 1-2 orang, tapi saya coba terus pantang nyerah untuk menawarkan produk kami," ujarnya.

"Sambil terus mencoba berinovasi dan menjaga kualitas produk, akhirnya alhamdulillah lama kelamaan pelanggan semakin banyak. Selain dari online, mulut ke mulut juga sangat membantu perkembangan usaha kami," imbuhnya.

Ke depannya, Hanan ingin memperluas tempat usaha dan membuka lapangan pekerjaan yang lebih banyak.

Lebih lanjut, perempuan yang bergabung dengan Komunitas Tangan Di Atas (TDA) sejak tahun 2019 ini mengatakan, banyak manfaat bergabung dengan komunitas TDA.

"Manfaat yang saya terima sampai saat ini bisa membuka wawasan yang jauh lebih luas tentang bisnis, banyak sharing ilmu yang makin memperkaya wawasan dan ide, juga kobaran semangat untuk jauh lebih maju dari sebelum-sebelumnya saya dapatkan di TDA ini," ujarnya.

Terakhir, dia memberikan tips berwirausaha. "Niat dan tekat yang kuat, pantang menyerah, terus belajar dalam hal apapun, jangan takut mencoba hal yang baru, hasilnya serahkan pada Allah," pungkasnya.