Plastea, Bisnis Minuman Milik Member TDA Mengusung Ide Ramah Lingkungan

Konten Media Partner
11 Juni 2024 22:01 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Plastea, Bisnis Minuman Milik Member TDA Mengusung Ide Ramah Lingkungan
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Jakarta - Plastea, salah satu tenant yang mengisi Office Bazaar Exposure dari Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA), pada 27-31 Mei 2024 ini berlokasi di kawasan perkantoran elite Sopo Del Tower, Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
Plastea adalah sebuah brand yang menjual matcha berkualitas dengan packaging gelas guna mengurangi sampah plastik yang menumpuk. Empat sekawan ownernya antara lain Marcellus Felix, Justin Valens, Sandy Christian, dan Karen Senduk dari Podomoro University sekaligus member TDA Kampus Jakarta Barat.
Marcellus Felix salah satu tim Plastea melihat keadaan sampah Indonesia yang semakin menumpuk dan pertumbuhannya tidak terkendali.
Felix mengatakan, Plastea menggunakan matcha dengan kualitas lebih baik dibanding penjual minuman komersial lainnya, juga menggunakan packaging gelas yang dapat digunakan sehari-hari, juga digunakan untuk refill dan mendapatkan benefit potongan harga. Juga sudah mendapatkan Penghargaan Business Idea dari Podomoro University.
"Plastea menggunakan teknik pemasaran yang sedikit berbeda dengan brand lain, yaitu dengan kemasan yang kami gunakan. Kemasan kaca dalam bentuk tumbler ini merupakan sarana Plastea dalam memperkenalkan brand minuman dengan sistem refill untuk mengurangi penggunaan plastik berlebih," kata Felix.
ADVERTISEMENT
Tim plastea memiliki target untuk mencoba pasar yang kami sebelumnya targetkan dan dalam acara bazzar ini memberikan bukti nyata dari besar market di dalam perkantoran.
''Beberapa orang dari kantor kembali ke booth kami dan membawa temannya untuk mencoba matcha dari Plastea, tidak hanya itu kami juga mendapatkan validasi dari sistem refill yang menarik bagi sebagian besar pembeli,'' jelas Felix.
Salah satu pembeli, Wisnu Sakti Dewobroto, seorang Majelis Wali Amanah TDA sekaligus dosen pembimbing Plastea mengatakan, "Saya sudah curiga bahwa Plastea enak banget, tapi diam-diam saja diawal untuk memastikan apakah produknya diterima pasar, ternyata sangat diterima dan campaignnya sangat bagus untuk mengurangi plastik, saya juga mengidamkan bazaar seperti gerakan Exposure oleh TDA ini diperbanyak, aktivasi tempat-tempat yang jarang dilaksanakan bazaar".
ADVERTISEMENT
Selain itu ada Bu May, salah satu pembeli yang melakukan repeat order dari kantor Pertamina di gedung Sopo Del ini juga mengatakan, "Kemaren saya borong untuk anggota team, rasanya enak banget dan ide untuk value mengurangi sampah plastiknya bagus".
Harapan dari tim Plastea adalah kedepannya bisa mengembangkan pop up booth semi permanen untuk mengurangi penggunaan gelas plastik yang berlebih. Kami juga ingin membuat sistem pre-order bagi kantor/event organizer yang membutuhkan supplier minuman.
"Mari kita mengurangi pengunaan plastik" begitulah kampanye dari Felix.
Menurut Felix, Office Bazaar Exposure dari TDA ini membantu Plastea dalam meraih validasi yang berguna untuk melihat flow dari market di daerah perkantoran. Tim Plastea mengharapkan lebih banyak acara Bazaar Exposure oleh TDA ini untuk membantu mengembangkan, juga memasarkan bisnis-bisnis UMKM yang baru.
ADVERTISEMENT