Konten Media Partner

PWN 2026 Jadi Ajang Berbagi, Lukisan Ustaz Derry Sulaiman Raup Donasi Rp395 Juta

TDAverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ustaz Derry Sulaiman. foto/gatot/TDA
zoom-in-whitePerbesar
Ustaz Derry Sulaiman. foto/gatot/TDA

Jakarta - Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama mewarnai gelaran Pesta Wirausaha Nasional (PWN) TDA 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (20/06/2026). Dalam sesi bertajuk “Menjemput Rezeki Jalan Langit dengan Manajemen Iman”, Ustaz Derry Sulaiman mengajak para pengusaha menjadikan iman, kejujuran, dan kepedulian sosial sebagai fondasi dalam membangun usaha.

Tak hanya menyampaikan tausiyah, Ustaz Derry juga menggelar aksi lelang amal sejumlah karya lukis. Hasil lelang tersebut didedikasikan untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Aceh dan wilayah Sumatera.

Dari aksi lelang itu, berhasil terkumpul donasi sebesar Rp395.739.500. Dana tersebut berasal dari sejumlah karya yang dilelang selama acara berlangsung.

foto/gatot/tda

Adapun rinciannya, satu lukisan kaligrafi yang dibuat langsung di atas panggung terjual dengan nilai Rp100 juta. Selain itu, sembilan lukisan karya Ustaz Derry masing-masing terjual senilai Rp20 juta.

Kemudian, sepuluh lukisan untuk program bantuan Sumatera terjual masing-masing Rp5 juta. Sementara itu, sepuluh kaos amal dilelang dengan nilai antara Rp1 juta hingga Rp3 juta per buah.

Dalam pemaparannya, Ustaz Derry menekankan bahwa konsep “tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah” bukan semata-mata berbicara tentang kekayaan, melainkan tentang kualitas keimanan seseorang.

“Tangan di atas, kata Nabi, lebih baik daripada tangan di bawah. Ingat, itu hadis bukan tentang pentingnya jadi orang kaya. Itu hadis tentang pentingnya jadi orang beriman. Orang yang beriman, semiskin apa pun dia, tangannya tetap di atas karena dia tidak meminta kepada siapa pun kecuali kepada Allah,” ujar Ustaz Derry di hadapan ribuan peserta PWN 2026.

Menurutnya, kebahagiaan dan kemuliaan manusia tidak ditentukan oleh jumlah harta, jabatan, maupun popularitas, melainkan oleh keimanan dan amal saleh.

“Allah meletakkan kebahagiaan, kesuksesan, dan kemuliaan manusia bukan pada harta kekayaan, bukan pada pangkat dan jabatan, bukan pada popularitas. Kebahagiaan hanya ada dalam iman dan amal saleh. Siapa yang beriman dan beramal saleh, pasti bahagia,” katanya.

Ustaz Derry Ingatkan Pengusaha Menjaga Kejujuran dalam Bisnis

foto/gatot/tda

Di hadapan para pelaku usaha yang hadir, Ustaz Derry juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan bisnis. Ia menyebut dunia usaha bukan hanya berkaitan dengan keuntungan dan kerugian, tetapi juga menyangkut pertanggungjawaban di hadapan Allah.

“Urusan bisnis itu bukan hanya urusan untung dan rugi, tapi urusan surga dan neraka. Pedagang yang jujur, kata Nabi, akan dikumpulkan bersama para nabi. Karena pedagang yang jujur itu langka,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengusaha perlu memperkuat pemahaman agama agar mampu menjalankan usaha dengan prinsip yang benar.

“Iman yang diperlukan untuk berdagang itu kadang lebih besar daripada iman yang diperlukan untuk salat. Banyak orang bisa salat, tapi tidak semua bisa jujur dalam berdagang,” katanya.

Ajak Peserta PWN 2026 Peduli Korban Bencana Sumatera

foto/gatot/tda

Pada kesempatan tersebut, Ustaz Derry mengajak peserta untuk membantu masyarakat Aceh yang hingga kini masih membutuhkan dukungan pascabencana. Menurutnya, perhatian publik terhadap kondisi di wilayah tersebut mulai berkurang seiring bergantinya pemberitaan.

“Saya baru pulang dua hari lalu dari Sumatera. Kami meresmikan jembatan dan 10 unit rumah bersama Rumah Zakat. Sampai hari ini keadaan di sana belum baik-baik saja. Beritanya memang sudah hilang karena tertutup berita lain, tetapi masyarakat di sana masih membutuhkan bantuan dan dukungan kita,” tuturnya.

Sebagai bagian dari penggalangan dana, Ustaz Derry melukis kaligrafi secara langsung di atas panggung. Ia menceritakan bahwa selama puluhan tahun dirinya konsisten menjadikan hasil penjualan lukisan sebagai sarana dakwah dan pembangunan fasilitas umat.

“Saya pernah melelang lukisan untuk pembangunan masjid di Bali, untuk Palestina, dan hari ini untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Berapa pun hasilnya, insyaallah akan menjadi amal jariyah bagi yang terlibat,” ujarnya.

Aksi lelang tersebut mendapat sambutan antusias dari peserta PWN 2026. Nilai donasi yang terkumpul diharapkan dapat membantu percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatera lainnya.

Melalui kegiatan ini, PWN TDA 2026 tidak hanya menjadi ajang pengembangan bisnis dan jejaring usaha, tetapi juga menghadirkan ruang kolaborasi bagi para pengusaha untuk menebar manfaat serta memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.