Ramah Tamah TDA Palembang 9.0 Jaring 30 Calon Pelayan

Palembang - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Palembang t9.0 menjaring sekitar 30 calon pelayan melalui Ramah Tamah Calon Pelayan TDA Palembang 9.0 di Agam Pisan Coffee Bekangdam, Palembang, Senin (18/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 15.30–18.00 WIB itu diikuti sekitar 40 peserta. Mereka terdiri atas Ketua TDA Palembang 9.0 Muklis Budi Rackman, Sekretaris M. Haris Munandar, Bendahara Chandra Eka Pramubakti, para kepala divisi pelayan TDA 9.0, serta calon pelayan TDA Palembang 9.0.
Mengusung tema “Bertumbuh dengan riang, Berdampak dengan gembira”, kegiatan tersebut menjadi ruang awal bagi calon pelayan untuk saling mengenal, membangun chemistry, memahami arah TDA Palembang 9.0, serta menemukan ruang kontribusi sesuai potensi, kemampuan, dan minat masing-masing.
Alih-alih sekadar agenda perkenalan, ramah tamah itu menjadi bagian dari proses penjaringan calon pelayan. Peserta mengikuti sejumlah aktivitas, mulai Fun Networking & Perkenalan Unik, Speed Networking, pengenalan visi TDA Palembang 9.0, hingga pengenalan divisi dan peran.
Melalui sesi pengenalan divisi, setiap kepala divisi tidak hanya menjelaskan tugas organisasi. Mereka juga memperkenalkan kesempatan belajar dan kontribusi yang dapat diperoleh calon pelayan ketika bergabung dalam divisi tersebut.
Dari proses tersebut, sekitar 30 orang menyatakan kesiapan menjadi pelayan TDA Palembang 9.0. Jumlah itu menjadi hasil awal penjaringan yang selanjutnya diarahkan pada tahapan persiapan kepengurusan 9.0.
Jaring Calon Pelayan
Ketua TDA Palembang 9.0 Muklis Budi Rackman mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum membangun komunikasi sekaligus menemukan orang-orang yang memiliki kemauan berkontribusi dalam perjalanan kepengurusan baru.
“Alhamdulillah, kegiatan Ramah Tamah Calon Pelayan TDA Palembang 9.0, Kick Off dan Talkshow telah terlaksana dengan baik dalam suasana yang hangat, penuh kekeluargaan, dan riang gembira. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk saling mengenal, membangun komunikasi, serta menjaring calon-calon pelayan yang memiliki semangat dan kemauan untuk berkontribusi bersama dalam perjalanan TDA Palembang 9.0. Alhamdulillah, dari kegiatan ini telah terjaring sekitar 30 calon pelayan yang menyatakan kesiapan untuk mengambil bagian dalam kepengurusan TDA Palembang 9.0.”
Muklis menambahkan, proses tersebut akan dilanjutkan dengan sejumlah agenda untuk memperkuat kesiapan para calon pelayan sebelum menjalankan amanah kepengurusan.
“Setelah kegiatan ramah tamah ini, kita akan bersama-sama menuju Kick Off TDA Palembang 9.0, kemudian dilanjutkan dengan TDA Camp setelah Mukerda sebagai ruang untuk memperkuat visi, membangun chemistry, dan mempersiapkan para pelayan dalam menjalankan amanahnya.”
Dari Berkenalan Menuju Bertumbuh Bersama
Ramah tamah tersebut menjadi langkah awal membangun kepengurusan yang tidak hanya memiliki struktur, tetapi juga hubungan kerja dan semangat kebersamaan.
Melalui proses saling mengenal dan passion matching, calon pelayan diberi ruang memahami kontribusi yang dapat mereka berikan sekaligus melihat peluang belajar dan berkembang bersama komunitas.
Pendekatan tersebut sejalan dengan arah TDA 9.0 yang menempatkan Community & Leadership sebagai salah satu fungsi penting dalam membangun orang dan organisasi, termasuk melalui pengembangan wilayah, kepemimpinan, klub dan komunitas, kepedulian sosial, serta pemberdayaan perempuan pengusaha.
Bagi TDA Palembang 9.0, proses membangun kepengurusan dimulai dari orang-orang yang bersedia mengambil peran dan tumbuh bersama. Karena itu, kegiatan ramah tamah diharapkan menjadi titik awal terbentuknya tim yang saling mengenal, saling menguatkan, dan mampu bekerja secara kolaboratif.
Menuju Kick Off dan TDA Camp
Setelah proses penjaringan awal, TDA Palembang 9.0 akan melanjutkan persiapan menuju Kick Off TDA Palembang 9.0 sebagai momentum pengenalan dan penguatan kepengurusan baru.
Para calon pelayan yang telah terjaring juga menyatakan kesiapan mengikuti TDA Camp yang direncanakan setelah Mukerda. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang memperkuat kekompakan, chemistry, penyamaan visi, serta kesiapan menjalankan amanah selama periode kepengurusan.
Rangkaian tersebut diharapkan membentuk kepengurusan TDA Palembang 9.0 yang solid, riang, dan kolaboratif, sekaligus mampu memberikan manfaat bagi anggota dan ekosistem kewirausahaan di Palembang.
Tentang Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas
Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas merupakan organisasi kewirausahaan yang berdiri sejak 2006 dengan visi menjadi komunitas pengusaha yang memberikan kontribusi positif bagi peradaban.
TDA memiliki lebih dari 62.000 anggota yang tersebar di 119 daerah, 29 wilayah, serta memiliki perwakilan di lima negara. TDA menjalankan berbagai program edukasi, mentoring, workshop, pengembangan komunitas, business matching, kolaborasi ekosistem, dan kegiatan sosial untuk memperkuat kepemimpinan, kapabilitas, serta jejaring entrepreneur Indonesia.a
