Konten Media Partner

Sambut Ramadan, TDA Perempuan Banjarmasin Hadirkan Terapi RASA

TDAverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sambut Ramadan, TDA Perempuan Banjarmasin Hadirkan Terapi RASA
zoom-in-whitePerbesar

Banjarmasin - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Banjarmasin melalui Divisi TDA Perempuan Banjarmasin berkolaborasi dengan Komunitas Wanita Mulia (KWM) menggelar kegiatan bertajuk Terapi RASA Tanpa Bicara: Ruang Pulih Spiritual bagi Perempuan, Jumat (13/02/2026). Kegiatan ini berlangsung pukul 14.00 hingga 18.00 WITA di Hotel Rodhita Banjarmasin.

Mengusung konsep Exclusive Spiritual Circle for Women, kegiatan ini dirancang sebagai ruang aman dan reflektif bagi perempuan untuk memulihkan luka emosional sekaligus menguatkan koneksi spiritual menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

Ruang Aman Perempuan Menyambut Ramadan dengan Hati Tenang

Ketua TDA Perempuan Banjarmasin, Lestari Eka Kusumawati, S.E., yang akrab disapa Tata, menjelaskan bahwa terapi ini bertujuan membantu perempuan membersihkan hati dan jiwa agar lebih siap menyambut Ramadan dengan ketenangan batin.

“Kegiatan ini adalah exclusive spiritual circle for women. Kami ingin berbagi ilmu yang bermanfaat melalui metode terapi untuk membersihkan hati dan jiwa, agar setiap luka membawa hikmah dan perempuan bisa pulih sebelum Ramadan tiba,” ujar Tata.

Metode R.A.S.A, Perjalanan Sunyi Menuju Pemulihan

Terapi RASA Tanpa Bicara menggunakan pendekatan metode R.A.S.A (Release, Acknowledge, Surrender, Affirm). Peserta diajak untuk melepaskan emosi yang terpendam, mengakui luka batin, menyerahkan beban kepada Allah, serta menanamkan afirmasi positif untuk kehidupan yang lebih bermakna.

Seluruh proses terapi dilakukan secara hening dan khusyuk, dipadukan dengan refleksi diri serta ditutup dengan salat berjemaah. Suasana tersebut menghadirkan pengalaman penyembuhan emosional dan spiritual yang mendalam tanpa banyak kata.

Tata mengaku sangat antusias mendukung kegiatan yang dinilainya masih jarang dihadirkan secara khusus bagi perempuan.

“Alhamdulillah, dengan adanya kolaborasi antara komunitas TDA Perempuan dan Komunitas Wanita Mulia, kami yakin kegiatan ini akan membawa dampak baik bagi peradaban perempuan agar menjadi sosok yang sukses, berdaya, dan bahagia,” katanya.

Bukan Sekadar Motivasi, Tetapi Proses Spiritual Terstruktur

Sementara itu, Founder Komunitas Wanita Mulia, Coach Nadaa Azkia, menegaskan bahwa Terapi RASA Tanpa Bicara bukan sekadar sesi motivasi, melainkan perjalanan pemulihan yang terstruktur dan berbasis spiritual.

“Ini bukan hanya tentang mendengar materi, tapi tentang merasakan, melepaskan, dan kembali kepada Allah dengan hati yang lebih ringan,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga diperkuat oleh kehadiran Opening Speaker Bunda Linda Maulina, yang menekankan pentingnya perempuan memiliki ruang untuk pulih agar dapat kembali berdaya, baik dalam keluarga maupun masyarakat.

Healing Elegan dan Bermartabat bagi Perempuan Masa Kini

Melalui kegiatan ini, TDA Perempuan Banjarmasin menegaskan bahwa penyembuhan emosional tidak selalu membutuhkan banyak kata. Dalam keheningan, perempuan justru dapat menemukan ketenangan, kejernihan hati, dan harapan baru.

Terapi RASA Tanpa Bicara menjadi bukti bahwa pendekatan healing yang elegan, spiritual, dan bermartabat merupakan kebutuhan penting bagi perempuan masa kini.