Konten Media Partner

Strategi Hindari Jebakan Pertumbuhan, TDA Semarang Hadirkan Diskusi Inspiratif

TDAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Strategi Hindari Jebakan Pertumbuhan, TDA Semarang Hadirkan Diskusi Inspiratif
zoom-in-whitePerbesar

Semarang – Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Semarang kembali menghadirkan ruang belajar dan jejaring bisnis melalui acara Connecting, Networking & Education Day.

Kegiatan yang digelar di Hotel Grasia Semarang pada Kamis (14/8/2025) ini mengusung tema “Intimate Discussion – Bedah Jebakan Pertumbuhan dari Sudut Praktisi dan Akademisi”.

Acara ini dirancang untuk memberikan wawasan mendalam bagi pelaku usaha, dengan memadukan perspektif akademik berbasis riset dan pengalaman praktis di lapangan. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus TDA Semarang, para member, pelaku usaha lintas sektor, serta akademisi dari sejumlah perguruan tinggi di Semarang.

Narasumber Perpaduan Akademisi dan Praktisi

Diskusi menghadirkan dua narasumber inspiratif. Pertama, Prof. Akhmad Syakir Kurnia, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (UNDIP), yang memaparkan analisis akademis terkait jebakan pertumbuhan bisnis. Kedua, Eri Sasmito, eksportir furniture asal Semarang, yang berbagi pengalaman nyata menghadapi tantangan pasar global.

Ketua TDA Semarang, Eko Novianto, menjelaskan bahwa selain sesi diskusi, acara ini juga menghadirkan Business Matching terkurasi. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memperluas relasi bisnis, tetapi juga membuka peluang kemitraan nyata di masa depan.

“Peserta berkesempatan membangun kolaborasi strategis sekaligus terdaftar dalam Database Supplier TDA,” ungkap Eko.

Dukungan Mitra Strategis

Eko juga menyampaikan apresiasi kepada mitra yang mendukung kegiatan ini, di antaranya Bank Raya, yang diwakili oleh Dame Sondang selaku Group Head Digital Saving Partnership beserta tim, serta Trimegah Securitas, yang diwakili oleh Aloysius Primasyah.

“Dengan konsep Intimate Discussion, kami berharap peserta mendapatkan wawasan mendalam sekaligus koneksi berharga. Hal ini selaras dengan misi TDA untuk menumbuhkan pengusaha tangguh dan bermanfaat melalui sinergi antara praktisi, akademisi, dan ekosistem bisnis,” tambahnya.

Tentang TDA Semarang

Sebagai bagian dari komunitas pengusaha nasional Tangan Di Atas, TDA Semarang aktif menggelar kegiatan edukasi, jejaring, hingga mentoring bisnis. Komunitas ini konsisten menghadirkan program yang memperkuat kapasitas anggota sekaligus memperluas peluang kolaborasi dengan berbagai pihak.