Konten Media Partner

TDA 9.0 dan DAMI Jajaki Kolaborasi Creator Marketing untuk Bisnis Online

TDAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim Direktorat Corporate & Investor Relations TDA 9.0 bersama tim DAMI seusai pertemuan penjajakan kerja sama strategis di Hotel Nemuru Bekasi, Sabtu, 19 September 2026. Pertemuan dihadiri oleh Firdaus Usman, Wahyu Firmanda, ES Wibowo, Gordon Kwan, Ariawan Nur Hidayat, dan Yulita. foto/dok TDA
zoom-in-whitePerbesar
Tim Direktorat Corporate & Investor Relations TDA 9.0 bersama tim DAMI seusai pertemuan penjajakan kerja sama strategis di Hotel Nemuru Bekasi, Sabtu, 19 September 2026. Pertemuan dihadiri oleh Firdaus Usman, Wahyu Firmanda, ES Wibowo, Gordon Kwan, Ariawan Nur Hidayat, dan Yulita. foto/dok TDA

Bekasi - Direktorat Corporate & Investor Relations Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) 9.0 bertemu tim DAMI di Hotel Nemuru Bekasi, Sabtu (19/9/2026). Pertemuan itu membahas peluang kerja sama untuk meningkatkan kapabilitas pengusaha TDA di kanal online dan marketplace.

Dari TDA 9.0, pertemuan dihadiri Firdaus Usman, Director Corporate & Investor Relations TDA 9.0, bersama Wahyu Firmanda dan ES Wibowo selaku Special Staff. Sementara DAMI diwakili Gordon Kwan selaku Country Manager, Ariawan Nur Hidayat dari Business Development, serta Yulita selaku Translator.

Pembahasan difokuskan pada potensi pemanfaatan platform DAMI untuk membantu pengusaha TDA mengembangkan pemasaran berbasis kreator, khususnya dalam ekosistem TikTok Shop.

Melalui platform tersebut, pelaku usaha dapat menemukan kreator yang sesuai, melakukan pendekatan, mengelola pengiriman sampel dan kolaborasi, serta memantau kinerja tim dan kampanye secara lebih terukur.

Firdaus Usman mengatakan, penguasaan teknologi dan strategi pemasaran berbasis kreator semakin penting bagi pelaku usaha yang ingin bertumbuh di tengah persaingan digital.

“Saat ini, berjualan secara online tidak cukup hanya dengan membuka toko di marketplace. Pengusaha perlu memahami cara memilih kreator yang tepat, membangun kolaborasi, mengelola kampanye, serta mengukur hasilnya. Kami melihat platform DAMI memiliki potensi untuk membantu pengusaha TDA menjalankan proses tersebut secara lebih efektif, terukur, dan scalable,” ujar Firdaus.

Pertemuan tersebut juga membahas kebutuhan pengusaha dalam mengelola pemasaran digital. Di antaranya keterbatasan akses terhadap kreator yang relevan, efektivitas komunikasi dan tindak lanjut, hingga pengukuran kontribusi kolaborasi terhadap pertumbuhan penjualan.

Sebagai tindak lanjut, TDA 9.0 dan DAMI akan mendalami bentuk kolaborasi yang paling relevan bagi anggota TDA.

Potensi program yang dikaji meliputi edukasi dan pelatihan creator marketing, pengenalan dan uji coba platform, pendampingan bagi pengusaha terpilih, hingga kemungkinan pemberian manfaat khusus bagi anggota TDA.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya membantu pengusaha meningkatkan penjualan, tetapi juga membangun sistem pemasaran digital yang lebih profesional, berbasis data, dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Melalui Direktorat Corporate & Investor Relations, TDA 9.0 terus membuka akses kolaborasi dengan berbagai perusahaan dan platform teknologi yang dapat memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan bisnis anggota.

Pertemuan dengan DAMI menjadi bagian dari upaya TDA membangun ekosistem pengusaha yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, lebih kompetitif di pasar digital, dan mampu bertumbuh melalui kolaborasi.

Tangan Di Atas atau TDA merupakan komunitas pengusaha yang berfokus pada pengembangan kapasitas, kolaborasi, dan pertumbuhan bisnis anggotanya. Melalui semangat Let’s Go Together, TDA mendorong para pengusaha untuk saling belajar, saling menguatkan, dan tumbuh bersama.

DAMI merupakan platform creator marketing yang membantu seller dan brand menemukan, menjangkau, serta mengelola kolaborasi dengan kreator TikTok Shop secara lebih efisien. Platform ini mendukung pengelolaan proses kerja sama dengan kreator secara lebih terstruktur dan terukur.