TDA Depok Gelar Workshop Keuangan, Bantu UMKM Tingkatkan Manajemen Arus Kas

Depok – Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Depok menggelar kegiatan Financial Workshop Series bertajuk “Membuat Keputusan Bisnis dengan Data Keuangan” di Aula Bank BJB, Jalan Margonda, Depok, Sabtu (23/8/2025). Acara berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan diikuti oleh 32 pengusaha UMKM, termasuk peserta KMB 2025 TDA Depok.
Workshop ini menghadirkan narasumber Rahmat Aryo Baskoro atau akrab disapa Bang Bejo (Dosen Terbaik FEB UI 2022 sekaligus CEO Rencanaku.id). Acara turut didukung oleh sponsor dan mitra seperti Bank BJB, Rencanaku.id, serta Surya Digital Printing.
Fokus Tingkatkan Kapasitas Keuangan UMKM
Mengangkat tema “Membantu UMKM Scale Up Melalui Praktik Langsung Penyusunan Laporan Keuangan, Pembacaan Arus Kas, dan Analisis Rasio Keuangan yang Aplikatif”, workshop ini memberikan pembekalan langsung mengenai tiga laporan keuangan utama:
• Laporan Laba Rugi untuk menilai profitabilitas,
• Laporan Posisi Keuangan untuk memantau aset, liabilitas, dan ekuitas,
• Laporan Arus Kas untuk mengendalikan keuangan harian bisnis.
Ketua TDA Depok 8.0, Bang Dafi, menegaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah membekali UMKM agar mampu menyusun dan membaca laporan keuangan secara mandiri.
“Output dari workshop ini adalah meningkatkan kemampuan manajemen arus kas, memperkuat pengambilan keputusan berbasis data keuangan, serta menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik melalui pendampingan pasca-workshop,” jelasnya.
Pentingnya Membaca Laporan Keuangan dengan Benar
Sementara itu, Bang Bejo menekankan bahwa memahami laporan keuangan bukan sekadar soal angka, melainkan filosofi bisnis.
“Ketika laporan dibaca dengan benar, pemilik usaha bisa membuat keputusan strategis yang lebih tepat dan berdampak jangka panjang,” ujarnya.
Ketua Pelaksana, Bang Akew, menambahkan bahwa workshop ini mengusung konsep praktik langsung. Peserta menggunakan template Excel yang dipandu fasilitator untuk menyusun laporan keuangan, sekaligus menganalisis berbagai rasio seperti Current Ratio (CR), Quick Ratio (QR), Net Profit Margin (NPM), Total Debt Ratio (TDR), Debt to Equity Ratio (DER), hingga manajemen aset.
“Workshop ini tidak berhenti di teori. Ada praktik, ada alat, dan ada pendampingan. Target kami sederhana tapi berdampak: laporan rapi, arus kas terkendali, dan bisnis lebih tahan banting,” tegas Bang Akew.
Lanjutan Workshop: Customer Insight
Sebagai kelanjutan, TDA Depok akan menggelar Workshop Series Part 2 dengan tema Customer Insight.
“Setelah fondasi keuangan dibangun di part 1, maka part 2 akan mengasah pemahaman pelanggan. Mulai dari riset pasar, membaca perilaku, hingga menerjemahkan insight menjadi strategi pemasaran yang relevan. Kombinasi keuangan sehat dan pemahaman pelanggan yang tajam akan membuat UMKM benar-benar naik kelas,” pungkas Bang Akew.
