TDA Jakarta Barat Bahas Strategi AI untuk Tekan Kebocoran Pendapatan Usaha

JAKARTA BARAT – Antusiasme pelaku usaha terhadap pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), kembali terlihat dalam kegiatan Sharing Optimasi AI untuk Mengatasi Revenue Leakage (Kebocoran Usaha). Acara itu diselenggarakan TDA Jakarta Barat bekerja sama dengan Universitas Podomoro dan Cekat.AI.
Kegiatan yang berlangsung di Kampus Universitas Podomoro pada Sabtu (11/7) pukul 16.00–18.00 WIB itu menjadi ajang berbagi pengetahuan mengenai pemanfaatan AI untuk meningkatkan efisiensi bisnis sekaligus meminimalkan kebocoran pendapatan.
Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari kerja sama TDA Jakarta Barat dengan Universitas Podomoro sebagai mitra strategis TDA dalam memperkuat wawasan pelaku usaha.
Banyak Bisnis Mengalami Kebocoran Pendapatan
Sesi pertama menghadirkan Ismal Zeva dari Faztrack Consulting, perusahaan corporate training yang telah dipercaya menangani pelatihan bagi berbagai perusahaan besar di Indonesia.
Dalam paparannya, Ismal menjelaskan bahwa banyak perusahaan sebenarnya mengalami revenue leakage atau kebocoran pendapatan tanpa disadari. Ia mengibaratkan kondisi tersebut seperti pipa bocor yang terus membuang air apabila sumber masalahnya tidak segera ditemukan dan diperbaiki.
“Perusahaan sering kali sudah mengeluarkan anggaran promosi yang besar, tetapi masih kehilangan banyak potensi pendapatan karena adanya kebocoran di berbagai titik proses bisnis. Mulai dari keterlambatan membalas chat pelanggan, tindak lanjut prospek yang tidak konsisten, hingga pelayanan yang belum optimal. Semua itu jika dibiarkan akan terus menggerus pendapatan perusahaan,” jelas Ismal.
AI Agent Diklaim Mampu Tingkatkan Layanan Pelanggan
Materi berikutnya disampaikan Fakhrul Razi, Head of Partnership Cekat.AI. Ia memaparkan perkembangan teknologi AI Agent yang kini dinilai mampu membantu pelaku usaha mengatasi keterbatasan sistem human agent.
Menurut Fakhrul, AI Agent telah berkembang jauh lebih canggih dibandingkan sebelumnya. Melalui teknologi yang dikembangkan Cekat.AI, pelaku usaha dapat menghadirkan layanan pelanggan yang responsif dengan karakter komunikasi yang terasa alami.
“Cekat.AI menghadirkan AI Agent yang humanis, mampu merespons pelanggan dengan sangat cepat, memberikan jawaban yang tepat, dan tetap menghadirkan pengalaman komunikasi yang nyaman sehingga pelanggan merasa seolah sedang berbicara dengan customer service manusia,” ungkapnya.
Universitas Podomoro Perkenalkan Jalur Pembelajaran Terstruktur
Kolaborasi dalam acara ini juga diperkuat oleh kontribusi Universitas Podomoro. Wakil Rektor Universitas Podomoro sekaligus anggota Majelis Wali Amanah (MWA) TDA, Wisnu Dewobroto, memperkenalkan berbagai program pendidikan tingkat lanjut yang dimiliki kampus tersebut.
Ia menjelaskan, berbagai workshop, seminar, maupun pelatihan yang selama ini diikuti pelaku usaha dapat dirangkum menjadi jalur pembelajaran yang lebih terstruktur serta memiliki nilai akademik dan sertifikasi.
Dengan demikian, kompetensi para profesional maupun entrepreneur dapat diperkuat melalui proses pembelajaran yang lebih sistematis.
TDA Jakarta Barat Dorong Kolaborasi Berkelanjutan
Diskusi berlangsung semakin hidup saat sesi tanya jawab. Para peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan mengenai implementasi AI dalam bisnis sehari-hari.
Sebagai bentuk apresiasi, setiap peserta yang bertanya memperoleh doorprize dari Bims Cookies, salah satu produk unggulan anggota TDA Jakarta Barat.
Menutup kegiatan tersebut, Ketua TDA Jakarta Barat sekaligus inisiator acara, Syafli Antia, berharap kolaborasi antara komunitas bisnis, dunia pendidikan, dan perusahaan teknologi dapat terus berlanjut.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat rutin diselenggarakan karena memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha, khususnya dalam menghadapi tantangan bisnis di era digital. Semoga kolaborasi ini menjadi langkah awal menuju sinergi yang lebih besar, termasuk pada Jakarta Entrepreneur Conference 2026 yang akan diselenggarakan pada September mendatang di Jakarta Convention Center (JCC),” ujarnya.
Melalui kolaborasi tersebut, TDA Jakarta Barat berkomitmen menghadirkan ekosistem pembelajaran yang relevan bagi para pelaku usaha dengan mempertemukan komunitas, akademisi, dan pelaku industri teknologi agar UMKM maupun perusahaan semakin adaptif, efisien, serta siap menghadapi era kecerdasan buatan.
