Konten Media Partner

TDA Jakarta Timur Tebar Kebahagiaan untuk Anak Yatim Lewat Rekreasi di TMII

TDAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TDA Jakarta Timur Tebar Kebahagiaan untuk Anak Yatim Lewat Rekreasi di TMII
zoom-in-whitePerbesar

Jakarta Timur – Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Jakarta Timur melalui divisi TDA Peduli menggelar kegiatan sosial bertajuk Rekreasi Bersama Anak Yatim pada Sabtu, 2 Agustus 2025 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Acara penuh makna ini dipimpin langsung oleh Hany Ansyoriah, Ketua TDA Peduli, bersama Ace Farida, Kepala Divisi Internal TDA Jakarta Timur.

Puluhan anak yatim bersama anggota komunitas TDA Jakarta Timur larut dalam suasana penuh keceriaan. Mereka diajak mengunjungi Museum Listrik dan Energi Baru TMII, di mana relawan TDA dengan sabar mendampingi sekaligus memberikan edukasi menyenangkan.

“Anak-anak terlihat sangat antusias menikmati setiap kegiatan. Selain belajar, mereka juga mendapat bingkisan dan pengalaman berharga untuk mengenal kekayaan budaya Indonesia,” ujar Hany Ansyoriah, Ketua TDA Peduli.

Hany menegaskan, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TDA terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim. Tujuannya agar mereka dapat merasakan kebahagiaan, pengalaman baru, sekaligus perhatian dari lingkungan sekitar.

Sementara itu, Ace Farida menambahkan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat dukungan sejumlah sponsor, di antaranya IMP Professional IT Solution, Pizza Gaza, AGJ, Birabiru, dan mitra lainnya.

“Kolaborasi antara pelaku usaha dan komunitas ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi bisa menghadirkan kebahagiaan sekaligus mempererat solidaritas. Anak-anak pulang dengan hati gembira, dan para anggota komunitas pun semakin kompak,” ungkap Ace Farida.

Melalui kegiatan ini, TDA Jakarta Timur menegaskan komitmennya untuk terus menggabungkan semangat kewirausahaan dan kepedulian sosial. Tidak hanya berfokus pada dunia bisnis, TDA juga berperan aktif memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.