Konten Media Partner

TDA Jaktim Bahas Tiga Pilar Pertumbuhan Bisnis dalam Short Class Inspiratif

TDAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TDA Jaktim Bahas Tiga Pilar Pertumbuhan Bisnis dalam Short Class Inspiratif
zoom-in-whitePerbesar

Jakarta Timur – Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Jakarta Timur menggelar kegiatan Short Class bertema “Pengusaha Bertumbuh” pada Kamis (18/7/2025) di ruang inspiratif Cafe Latar Eyang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pendampingan berkelanjutan terhadap para pelaku usaha untuk tumbuh secara menyeluruh—baik dari sisi bisnis maupun pengembangan pribadi.

Hadir sebagai fasilitator utama, Tri Mulyana—Founder STEPS.CO.ID—membagikan framework dan formula pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, dimulai dari pembangunan fondasi diri pelaku usaha.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua TDA Jakarta Timur 8.1, Tejasari, Direktur Eksternal M. Hafid, dan Kepala Divisi Edukasi, Argo.

Dalam paparannya, Tri Mulyana menjelaskan bahwa keberhasilan bisnis tidak cukup ditentukan oleh sistem dan pemasaran semata, melainkan harus dimulai dari transformasi internal pemilik usaha. Ia menekankan tiga pilar utama yang menjadi fondasi pengusaha bertumbuh, yaitu: mentalitas pemilik bisnis, kekuatan spiritual dan keyakinan, serta visi yang jelas dan terukur.

“Ketiga hal ini bukan sekadar bekal awal, melainkan perlu terus dikembangkan seiring perjalanan bisnis,” ujarnya.

1. Bisnis Owner Mentality

Menurut Tri, banyak bisnis mengalami stagnasi karena pemiliknya masih berperan sebagai pekerja teknis, bukan pemimpin strategis.

“Dengan mentalitas pemilik sejati, pengusaha akan lebih siap menghadapi dinamika pasar dan membangun sistem yang berkelanjutan,” jelasnya.

2. Spiritualitas dan Keyakinan

Tri juga menyoroti pentingnya kekuatan batin dalam perjalanan bisnis. Ketika usaha sedang menghadapi masa sulit, kekuatan spiritual seperti doa, keyakinan, dan keberanian menjadi penopang utama.

“Yang menguatkan bukan hanya laporan keuangan, tapi juga spiritualitas dan ketangguhan mental,” tegasnya.

3. Visi yang Jelas dan Terukur

Visi perusahaan harus lebih dari sekadar slogan. Ia harus dapat diturunkan menjadi rencana aksi konkret yang bisa diukur dan dijalankan oleh seluruh tim.

“Tanpa arah yang jelas, bisnis mudah hanyut terbawa arus. Tapi dengan visi yang terukur, tim punya tujuan yang bisa dikejar bersama,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua TDA Jakarta Timur, Tejasari, menyampaikan bahwa kelas singkat ini menjadi momen refleksi bagi para pengusaha TDA untuk bertumbuh secara holistik, tidak hanya mengejar omzet tetapi juga kematangan mental dan spiritual.

“Kegiatan ini menguatkan semangat anggota untuk terus tumbuh secara utuh—mental, spiritual, dan strategis,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Divisi Edukasi, Argo, turut mengapresiasi antusiasme peserta.

“TDA bukan hanya bicara bisnis, tapi juga pengembangan pribadi. Semoga ilmu hari ini bisa membawa dampak besar bagi bisnis dan lingkungan mereka,” tuturnya.

Komitmen TDA untuk Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Melalui kegiatan seperti Short Class Pengusaha Bertumbuh, TDA Jakarta Timur terus membuktikan komitmennya sebagai komunitas pengusaha yang tumbuh bersama, saling berbagi, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.