TDA Jaktim Gelar Business Plan 2026 untuk Perkuat Strategi UMKM

Jakarta Timur – Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Jakarta Timur menggelar kegiatan bertema Business Plan 2026 pada Sabtu, 10 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Lukla Rooftop, Duren Sawit, Jakarta Timur, dan diikuti oleh para pelaku usaha yang tergabung sebagai anggota TDA Jaktim.
Acara tersebut menjadi ruang strategis bagi para anggota untuk menyusun arah bisnis yang lebih terukur dalam menghadapi tahun 2026. Fokus pembahasan mencakup evaluasi faktor internal dan eksternal, laporan keuangan tahun sebelumnya, serta penetapan target dan goal bisnis ke depan.
Pentingnya Perencanaan Bisnis Berbasis Data
Materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh Coach Annas Ahmad, mentor di komunitas TDA Jaktim yang berpengalaman dalam pendampingan bisnis dan perencanaan strategis. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa business plan harus disusun berdasarkan data dan kondisi riil usaha.
“Business plan bukan hanya sekadar target di atas kertas, tapi harus disusun dari evaluasi yang jujur terhadap kondisi bisnis kita saat ini. Dari situ, kita bisa menentukan arah yang lebih realistis dan terukur untuk 2026,” ujar Annas Ahmad.
Ia juga menegaskan bahwa laporan keuangan menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan bisnis. Menurutnya, melalui laporan keuangan, pelaku usaha dapat melihat kekuatan, kelemahan, serta peluang yang dapat dimaksimalkan ke depan.
Komitmen TDA Jaktim Dampingi Pengusaha Lokal
Sementara itu, Ketua TDA Jaktim periode 8.1, Tejasari, mengapresiasi antusiasme para peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai, Business Plan 2026 menjadi momentum penting bagi anggota untuk melakukan refleksi sekaligus menyusun arah bisnis yang lebih matang.
“Kegiatan Business Plan 2026 ini kami rancang agar para member tidak hanya sibuk berjualan, tapi juga punya arah yang jelas. Evaluasi, perencanaan, dan eksekusi harus berjalan seimbang,” ungkap Tejasari.
Ia menegaskan bahwa TDA Jaktim berkomitmen menjadi wadah pembelajaran yang konsisten bagi para pengusaha lokal. “Kami ingin anggota TDA Jaktim tumbuh bersama, saling menguatkan, dan memiliki bisnis yang berkelanjutan, bukan hanya bertahan, tapi juga berkembang,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB ini berjalan interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta aktif berbagi pengalaman bisnis, tantangan yang dihadapi, serta strategi yang akan diterapkan pada 2026. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku usaha memiliki business plan yang lebih terstruktur, target yang jelas, dan strategi yang siap dieksekusi untuk menghadapi tantangan bisnis ke depan.
