Konten Media Partner

TDA Jatim 1 Dorong Daerah Aktif, Mandiri, dan Saling Menguatkan

TDAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TDA Jatim 1 Dorong Daerah Aktif, Mandiri, dan Saling Menguatkan
zoom-in-whitePerbesar

Tuban - Ketua Pengurus Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Wilayah Jatim 1 Adi Susanto atau yang kerap disapa Bestie Rony mengunjungi Sertinah TDA Tuban, Senin (24/8/2026).

Bestie Rony mengatakan, pengurus TDA Wilayah Jatim 1 akan melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah di bawah kepengurusannya. Dia berkomitmen hadir dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan daerah-daerah di bawah koordinasi TDA Jatim 1.

“Bagi kami, kehadiran bukan hanya sebatas kunjungan formal, tetapi menjadi bentuk silaturahmi, komunikasi, sekaligus upaya untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara Jatim 1 dengan seluruh daerah. Kami ingin memastikan bahwa semangat bertumbuh bersama benar-benar dirasakan sampai ke daerah,” jelasnya.

Rony menyebut, kunjungan tersebut bertujuan mendekatkan Jatim 1 dengan daerah dan membangun ekosistem yang saling menguatkan.

Upaya itu diharapkan membuka lebih banyak ruang untuk kolaborasi, berbagi pengalaman, memperkuat kaderisasi, meningkatkan kapasitas anggota, serta menciptakan peluang agar para pengusaha di daerah dapat berkembang bersama sesuai jargon TDA 9.0, Let’s Go Together.

“Kami ingin mendengarkan secara langsung apa yang menjadi kebutuhan, tantangan, potensi, dan harapan dari masing-masing daerah. Karena setiap daerah memiliki karakter dan potensi yang berbeda. Jadi, kami tidak datang hanya untuk melihat kegiatan, tetapi juga untuk mendengar, memahami, menguatkan, dan tumbuh bersama daerah,” bebernya.

TDA Jatim 1 Ingin Lebih Dekat dengan Daerah

Dia berpesan agar TDA Tuban terus bergerak dan bertumbuh. Daerah juga diminta tidak berjalan sendiri karena setiap daerah memiliki potensi yang luar biasa.

“Jangan pernah merasa bahwa daerah harus menunggu untuk berkembang. Justru dari daerah kita bisa melahirkan banyak inisiatif, kolaborasi, dan pengusaha-pengusaha hebat,” katanya.

Dia menegaskan, Jatim 1 hadir bukan untuk mengambil peran daerah, tetapi untuk berjalan berdampingan. Bestie Rony mengajak seluruh TDA Tuban saling menguatkan dan bermanfaat bagi semuanya.

“Mari kita saling menguatkan, saling membuka akses, berbagi pengalaman, dan memberikan manfaat sebanyak-banyaknya kepada anggota. Karena bagi kami, ketika satu daerah bertumbuh, maka Jawa Timur ikut bertumbuh. Dan ketika kita bertumbuh bersama, dampaknya akan jauh lebih besar,” ajaknya.

Nantinya, pengurus TDA Wilayah Jatim 1 akan rutin melakukan kunjungan ke daerah di bawah kepengurusannya. Upaya ini dilakukan untuk membangun kedekatan antara Jatim 1 dengan daerah.

“InsyaAllah, kegiatan seperti ini akan terus kami dorong. Kami ingin kunjungan dan kolaborasi ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi sebuah gerakan yang berkelanjutan. Tentunya bentuk kegiatannya bisa berbeda-beda, mulai dari kunjungan, sharing session, mentoring, fasilitasi, kolaborasi antardaerah, hingga kegiatan yang dapat mempertemukan anggota dan membuka peluang bisnis baru,” bebernya.

Dorong Daerah Aktif dan Mandiri

Dia berharap Jatim 1 dapat semakin dekat dengan daerah. Daerah juga semakin mudah mendapatkan akses untuk berkembang. Selain itu, seluruh daerah di bawah TDA Jatim 1 diharapkan menjadi daerah yang aktif, mandiri, solid, dan mampu menciptakan pertumbuhan bagi anggotanya.

“Setiap daerah lebih aktif mengadakan event formal maupun nonformal yang lebih menarik, bermanfaat dan inovatif. Melalui kegiatan yang dilakukan setiap daerah tersebut, kami berharap makin banyak pengusaha yang merasakan manfaat komunitas-komunitas TDA, khususnya di wilayah Jatim 1. Karena visi besar TDA bukan hanya tentang bagaimana pengusaha menjadi besar secara individu, tetapi bagaimana kita dapat membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat dan memberikan manfaat yang lebih luas,” harapnya.