TDA, OJK, dan Pemprov Sumsel Perkuat Kolaborasi Wirausaha Muda
Pertemuan membahas peluang edukasi kewirausahaan dan dukungan lintas sektor bagi Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan.

Palembang, - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) memperkuat kolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Selatan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mendukung pengembangan wirausaha muda.
Penguatan kolaborasi itu dibahas dalam pertemuan Presiden TDA 9.0 Ferdian Brilian dengan Kepala Kantor OJK Sumatera Selatan Arifin Susanto di Ruang Pimpinan Kepala OJK Sumsel, Palembang, Rabu (29/7/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri 10 peserta. Hadir pula Asisten II Gubernur Sumatera Selatan Basyaruddin Akhmad, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sumatera Selatan Hengky Putrawan, Ketua TDA Palembang 8.0 Eko Panca Gustiono, serta Ketua TDA Palembang 9.0 Muklis Budi Rackman.
Para pihak membahas kondisi perekonomian Sumatera Selatan serta pentingnya membangun kolaborasi antara komunitas pengusaha, pemerintah daerah, dan lembaga pengawas sektor jasa keuangan.
Ferdian Brilian juga menyampaikan apresiasi kepada OJK dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah memfasilitasi pelaksanaan Pesta Wirausaha Sriwijaya 2026. Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat ekosistem kewirausahaan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di Sumatera Selatan.
“Pertemuan ini menjadi awal yang baik yang dibangun TDA Palembang untuk memperkuat kolaborasi bersama OJK dan pemerintah daerah. Kami ingin TDA ikut mendukung Program 100.000 Sultan Muda Sumsel melalui kegiatan edukasi dan penguatan kapasitas pengusaha muda,” kata Ferdian.
Dalam diskusi tersebut, Arifin menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, organisasi, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya membutuhkan mitra untuk membangun program yang memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Bagi TDA Palembang, kolaborasi tersebut membuka peluang lebih luas bagi anggota dan pelaku usaha lokal untuk mengikuti kegiatan edukasi, memperluas jejaring lintas sektor, serta mengembangkan bisnis. Bentuk kegiatan, sasaran peserta, dan jadwal pelaksanaannya akan dibahas lebih lanjut.
Pertemuan juga diisi dengan minum kopi bersama menggunakan kopi pilihan asal Sumatera Selatan. Pada akhir kegiatan, TDA Palembang menyerahkan cendera mata berupa lukisan tangan karya anggota TDA Palembang kepada Arifin Susanto.
Sebagai tindak lanjut, TDA Palembang akan menjajaki penyelenggaraan kegiatan edukasi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan OJK. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan kapasitas pengusaha sekaligus memperkuat kontribusi komunitas kewirausahaan terhadap perekonomian daerah.
Tentang Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas
Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas merupakan organisasi kewirausahaan yang berdiri sejak 2006 dengan visi menjadi komunitas pengusaha yang memberikan kontribusi positif bagi peradaban.
TDA memiliki lebih dari 62.000 anggota yang tersebar di 119 daerah, 29 wilayah, serta memiliki perwakilan di lima negara. TDA menjalankan berbagai program edukasi, mentoring, workshop, pengembangan komunitas, business matching, kolaborasi ekosistem, dan kegiatan sosial untuk memperkuat kepemimpinan, kapabilitas, serta jejaring entrepreneur Indonesia.
