TDA Siapkan Academy dan Platform AI untuk Perkuat Ekosistem Bisnis

Tangerang - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) 9.0 membahas pengembangan TDA Academy dan platform berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat pembelajaran sekaligus menghubungkan kebutuhan bisnis antar-member.
Kedua agenda tersebut menjadi bagian dari Pra-Musyawarah Kerja Nasional (Pra-Mukernas) TDA 9.0 yang digelar secara hybrid pada 16–17 September 2026 di Sol Marina Serpong Hotel, Tangerang. Forum itu menjadi ruang konsolidasi untuk merumuskan arah organisasi dan ekosistem kewirausahaan TDA ke depan.
Salah satu perhatian dalam forum tersebut adalah mengembangkan TDA dari sekadar perkumpulan pengusaha menjadi ekosistem kewirausahaan yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi member.
Perkuat Sistem Belajar Bisnis melalui TDA Academy
TDA Academy diarahkan sebagai wadah pembelajaran yang lebih terstruktur bagi member. Dengan sistem tersebut, proses belajar bisnis tidak hanya bergantung pada kegiatan insidental, tetapi dapat berjalan secara berkelanjutan.
Pengalaman, pengetahuan, praktik baik, dan kompetensi para pengusaha di lingkungan TDA akan dihimpun untuk dikembangkan menjadi proses belajar yang lebih mudah diakses member.
Materinya mencakup penguatan kapasitas bisnis, pengembangan kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan pasar dan teknologi.
Kembangkan Platform Berbasis Teknologi dan AI
Selain sistem pembelajaran, Pra-Mukernas membahas platform berbasis teknologi dan AI. Platform tersebut diarahkan untuk mempertemukan kebutuhan bisnis antar-member.
Kebutuhan produk atau jasa, akses pasar, potensi kolaborasi, hingga peluang bisnis dapat lebih mudah ditemukan melalui jaringan TDA.
Platform itu juga diarahkan menjadi penghubung member dengan stakeholder ekosistem kewirausahaan. Di antaranya pemerintah, institusi keuangan, universitas, dan berbagai mitra strategis lainnya.
Dari Komunitas Menuju Ekosistem yang Lebih Terhubung
Presiden TDA Ferdian Brillian mengatakan, keberlanjutan menjadi salah satu fondasi penting dalam pengembangan TDA. Program dan fondasi organisasi harus dapat terus berjalan meski periode kepengurusan berganti.
“Kita ingin membangun fondasi organisasi dan program-program TDA yang tidak berhenti pada satu periode kepengurusan. Apa yang sudah kita bangun harus bisa terus berjalan, berkembang, dan semakin memberikan manfaat nyata bagi member pada periode-periode berikutnya,” ujar Ferdian.
TDA telah memiliki jaringan pengusaha, komunitas di berbagai daerah, program pengembangan kapasitas, serta potensi kolaborasi. Tantangannya adalah membuat berbagai potensi tersebut semakin terhubung dan manfaatnya lebih konkret bagi anggota.
Karena itu, berbagai hal yang sudah tersedia dalam ekosistem TDA juga perlu terus dievaluasi. Termasuk relevansi, kelayakan pengembangan, dan kesesuaiannya dengan kebutuhan para pelaku usaha yang menjadi anggota TDA.
Program Strategis Lintas Periode
Penguatan ekosistem juga diarahkan melalui sejumlah program strategis yang dikembangkan secara berkelanjutan lintas periode. Program tersebut antara lain Pesta Wirausaha, TDA Passport, TDA One, TDA Academy, dan TDA Leadership Camp.
Setiap program diarahkan tidak sekadar mempertahankan nama, tetapi memiliki fungsi yang jelas, terus berjalan, dan memberikan manfaat nyata bagi member.
TDA 9.0 selanjutnya diarahkan pada pembangunan sistem belajar, konektivitas bisnis, teknologi, dan kolaborasi. Pra-Mukernas menjadi bagian dari proses menuju Mukernas TDA 9.0 untuk menyelaraskan arah dan program kerja organisasi periode berikutnya.
Semangat tersebut dirangkum dalam spirit, “Let’s 9.0 Together. Let’s Connect Together.”
