Konten Media Partner

TDA Sidrap Gelar Fun & Growth 2026, Libatkan 300 Pelaku UMKM

TDAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TDA Sidrap Gelar Fun & Growth 2026, Libatkan 300 Pelaku UMKM
zoom-in-whitePerbesar

SIDRAP - Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Sidrap akan menggelar Fun & Growth 2026, Selasa (28/7/2026). Sekitar 300 pelaku UMKM dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut.

Fun & Growth 2026 digelar di Aula Saromase, Kompleks SKPD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kegiatan bertema Bertumbuh Bersama, Berkontribusi Nyata, Menguatkan Ekosistem UMKM itu menjadi ruang belajar, berbagi, dan berkolaborasi bagi pelaku usaha.

Ketua Panitia Fun & Growth 2026 Firman mengatakan, kegiatan tersebut akan mempertemukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelaku usaha muda, mahasiswa, komunitas wirausaha, serta masyarakat umum.

Peserta akan mendapatkan wawasan mengenai pengembangan bisnis, inovasi, pemasaran digital, hingga strategi membangun usaha berkelanjutan. Sejumlah narasumber yang berpengalaman di bidang kewirausahaan, pengembangan bisnis, dan ekonomi kreatif dijadwalkan hadir untuk berbagi pengalaman, strategi, serta motivasi.

“Melalui sesi inspiratif dan diskusi interaktif, peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperluas jejaring usaha. Kegiatan ini bukan sekadar seminar atau forum berbagi pengalaman, tetapi menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku usaha, komunitas, akademisi, pemerintah, dan generasi muda untuk membangun ekosistem UMKM yang lebih kuat dan berdaya saing,” jelasnya.

Firman menyebut Fun & Growth 2026 dirancang sebagai ruang belajar, berbagi, dan berkolaborasi.

“Insya Allah, kegiatan ini akan diikuti sekitar 300 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha di Kabupaten Sidenreng Rappang. Kami ingin seluruh peserta pulang tidak hanya membawa ilmu dan motivasi, tetapi juga jejaring, peluang usaha, serta semangat baru untuk terus bertumbuh dan naik kelas,” ujar Firman.

Firman menambahkan, kehadiran ratusan pelaku UMKM menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas usaha.

“Kami berharap dari kegiatan ini lahir kolaborasi-kolaborasi baru antara pelaku usaha, pemerintah, dunia pendidikan, dan komunitas. UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah, sehingga penguatan kapasitas mereka harus dilakukan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sidenreng Rappang H. Syaharuddin Alrif menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Fun & Growth 2026. Dia memastikan akan menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM.

“Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang sangat mengapresiasi terselenggaranya Fun & Growth 2026. Kegiatan seperti ini menjadi ruang yang sangat positif untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar semakin inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Insya Allah saya akan hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada para pelaku UMKM yang menjadi kekuatan utama perekonomian daerah,” ujar Syaharuddin.

Menurutnya, penguatan sektor UMKM merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah. Sektor tersebut dinilai mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya tahan ekonomi lokal.

Melalui semangat Bertumbuh Bersama, Berkontribusi Nyata, Menguatkan Ekosistem UMKM, penyelenggara berharap kegiatan tersebut menjadi momentum lahirnya wirausaha baru yang inovatif, kreatif, dan kompetitif. Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat sinergi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam membangun ekosistem UMKM yang tangguh di Kabupaten Sidenreng Rappang.

“Dengan menghadirkan ratusan peserta, materi inspiratif, dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sidrap, Fun & Growth 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam mendorong UMKM lokal untuk naik kelas, memperluas pasar, serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” harapnya.