TDA Surabaya Gelar TDA Cangkruk Bahas Channel Marketing
·waktu baca 2 menit

SURABAYA- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Daerah Surabaya menggelar kegiatan TDA Cangkruk secara offline, mengusung tema 'Menentukan Channel Marketing yang bikin Criiing'. Gelaranitu bertempat di Rolag Kopi, pada Rabu (15/2/2023).
Kegiatan diikuti sebanyak 70 peserta. Dimulai pukul 13.00-16.00 WIB. Ketua TDA Surabaya Febri A Nasukha mengatakan, bahwa sebelumnya peserta telah melakukan registrasi, sehingga kegiatan dapat dilakukan tepat waktu.
TDA Cangkruk diisi nara sumber di antaranya, Winata, Owner Umroh.backpacker.id & Bayibunda.id, dan Ria Saktia, Owner Anaria Souvenir. Sedangkan bertindak sebagai moderator pada acara tersebut, Zahra Margautami, Owner Kelana Express sekaligus Sekretaris TDA Surabaya 7.0.
Febri menyebutkan, Kopdar yang dilakukan secara rutin sebagai salah satu bentuk komitmen TDA Surabaya untuk terus menambah ilmu bisnis. Karena dengan adanya TDA Cangkruk anggota TDA Surabaya memiliki strategi baru mengembangkan bisnisnya.
"Kami rutin menggelar TDA Cangkruk dengan tema yang berbeda. Harapannya ke depan member TDA memiliki gambaran terkait dengan kemajuan bisnis. Sebab kami menghadirkan narasumber yang telah banyak pengalaman di bidang bisnis," ujarnya.
Tak hanya mendengarkan narasumber, namun pada TDA Cangkruk peserta diberikan kebebasan untuk sharing bisnis yang tengah dijalani. Sehingga, kendala yang dihadapi dalam menjalankan bisnis langsung mendapatkan solusi.
"Peserta tidak hanya mendengarkan pemberi materi, tetapi mereka juga bisa bertanya dengan bebas terkait dengan bisnisnya. TDA akan terus tumbuh dan bangkit bersama untuk mendukung pemulihan perekonomian," bebernya.
Febri menambahkan, selama kegiatan berlangsung peserta sangat antusias mengikuti sampai selesai. "Jadi pukul 15.30 tanya jawab bersama narasumber. Alhamdulillah peserta sangat antusias bertanya karena sayang jika melewatkan kesempatan ini mencari ilmu sebanyak-banyaknya," ungkapnya.
Nantinya, kegiatan TDA Cangkruk secara rutin dilakukan dengan tema yang berbeda. Sehingga peserta dapat menambah ilmu bisnis, bisnis yang dijalani dapat berkembang sesuai dengan target dan scale up bisnis.
"Terima kasih atas pengabdian dan kerja kerasnya telah membangun komunitas TDA Surabaya 7.0 sampai dengan hari ini, " tandasnya.
