Konten Media Partner

TDA Wajo Gelar Rakerda: Maksimalkan Pelayanan dan Persiapan Pesta Wirausaha 2026

TDAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TDA Wajo Gelar Rakerda: Maksimalkan Pelayanan dan Persiapan Pesta Wirausaha 2026
zoom-in-whitePerbesar

Wajo – Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Wajo menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan mengusung tema “Setahun Lagi Kita Melayani: High Result, High Fulfillment”. Kegiatan ini berlangsung di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, pada 4–5 Juli 2025.

Ketua TDA Wajo, Muhammad Zaldi Suradin, menyampaikan bahwa kepengurusan TDA Wajo periode 8.0 saat ini memasuki tahun terakhir. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen memaksimalkan pelayanan kepada seluruh anggota dan menyelesaikan seluruh program kerja yang telah dirancang.

“Kita sudah berada di fase terakhir sebagai pelayan. Sisa satu tahun lagi kesempatan kita untuk melayani member TDA Wajo 8.0 secara maksimal,” ungkap Zaldi.

Ia menambahkan bahwa dua tahun perjalanan organisasi ini menjadi fondasi kuat untuk menuntaskan segala rencana dengan baik.

“Mari kita tuntaskan 8.0 dengan indah,” ujarnya optimistis.

Selain membahas evaluasi program kerja, Rakerda juga dirangkaikan dengan rapat persiapan Pesta Wirausaha Wajo (PWW) 2026, sebuah agenda besar yang akan menjadi legacy bagi TDA Wajo dan pelaku UMKM di Kabupaten Wajo.

“Rakerda ini sekaligus menjadi momentum awal persiapan Pesta Wirausaha Wajo 2026,” tambahnya.

Sekretaris TDA Wajo 8.0, Shima Syam, menjelaskan bahwa dalam Rakerda tersebut, setiap divisi melakukan evaluasi progres kerja. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini sekitar 80 persen program kerja telah dijalankan, dan pihaknya menargetkan 20 persen sisanya rampung dalam satu tahun ke depan.

“Kami evaluasi setiap divisi. Ketua memastikan seluruh program kerja bisa dituntaskan sebelum masa jabatan berakhir,” ujar Shima.

Tak hanya evaluasi, Rakerda juga menjadi ajang penambahan personel untuk memperkuat kepengurusan 8.0. Hal ini sekaligus menjadi proses awal untuk regenerasi menuju kepengurusan TDA Wajo 9.0.

“Beberapa pelayan baru telah ditambahkan untuk memperkuat kinerja divisi, sekaligus menjadi proses duplikasi peran menuju TDA Wajo 9.0,” pungkasnya.