TDA Wajo Rayakan Anniversary ke-7 dengan Fun Run, Bazar UMKM dan Donor Darah

Wajo - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) wilayah Wajo memperingati tujuh tahun perjalanan dengan rangkaian kegiatan yang memadukan kebersamaan anggota, dukungan terhadap usaha sesama member, edukasi, dan aksi sosial.
Kegiatan berlangsung di Kawasan Taman Baca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Wajo, Sengkang, Sabtu (19/9/2026).
Ketua acara anniversary ke-7 TDA Wajo, Andi Ashabul Qaffi, mengatakan rangkaian kegiatan dimulai pada pagi hari dengan fun run sejauh 5 kilometer yang diikuti puluhan member TDA Wajo.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anggota untuk berolahraga sekaligus mempererat silaturahmi dan interaksi antarmember.
Selanjutnya, dilakukan bazar UMKM yang seluruh pesertanya merupakan member TDA Wajo. Sebanyak sembilan usaha anggota turut membuka stan dengan menawarkan beragam produk makanan, minuman, dan kebutuhan konsumen.
“Bazar tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan saling mendukung antarpelaku usaha di dalam komunitas, sekaligus memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal dan membeli produk yang dikembangkan oleh member TDA Wajo,” terangnya.
Tak hanya itu, pada anniversary ke-7 TDA Wajo juga dilakukan sosialisasi donor darah yang disampaikan oleh dr. Hj. Sitti Ramlah, M.Kes., Kepala Unit Donor Darah PMI Kabupaten Wajo.
Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Wajo memberikan edukasi mengenai donor darah sekaligus melayani kegiatan donor yang terkumpul 23 kantong darah dari relawan TDA Wajo.
Menurut dr. Sitti Ramlah, darah yang terkumpul akan menjadi bagian dari persediaan stok untuk pasien yang membutuhkan, sesuai dengan golongan darah masing-masing.
Ketersediaan stok darah menjadi penting karena pada waktu tertentu kebutuhan dapat lebih tinggi dibandingkan persediaan yang tersedia.
Donor darah jadi bagian program TDA Peduli
Kegiatan donor darah tersebut merupakan hasil kerja sama resmi antara TDA Wajo dan PMI Kabupaten Wajo yang dilakukan melalui komunikasi langsung dan diperkuat dengan persuratan dari komunitas TDA Wajo.
PMI Kabupaten Wajo mengapresiasi sumbangan 23 kantong darah dari kegiatan donor darah TDA Wajo.
PMI juga berharap partisipasi tersebut dapat berlanjut pada kegiatan donor darah berikutnya. TDA Peduli Wajo berkomitmen melanjutkan kegiatan donor darah secara berkelanjutan, dengan pelaksanaan sekurang-kurangnya setiap tiga bulan sesuai ketentuan.
Donor darah tersebut telah dimasukkan sebagai salah satu program kerja TDA Peduli Wajo selama periode kepengurusan TDA 9.0. Setelah agenda donor darah, rangkaian anniversary dilanjutkan dengan live music dan talk show Growth Story.
Menghadirkan kisah perjalanan member TDA Wajo dalam bertumbuh bersama komunitas hingga memberikan dampak.
Dua member menjadi narasumber dalam sesi tersebut, yakni Muh Tahrir Islam Kansi, Koordinator Divisi TDA Kampus 8.0 sekaligus Owner Maxs Hairstudio, serta Andi Beri Gau Manussa, Koordinator Divisi Eksternal 8.0 sekaligus Owner Mezwefoody.
Growth Story menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai perjalanan anggota dalam membangun usaha, mengembangkan jejaring, serta memperoleh pembelajaran dari ekosistem komunitas.
Bagi TDA Wajo, pertumbuhan bersama tidak hanya dimaknai sebagai keberhasilan individu.
Ketua acara anniversary ke-7 TDA Wajo, Andi Ashabul Qaffi, mengatakan semangat bertumbuh bersama juga berarti membantu anggota lain berkembang, membangun kolaborasi, berbagi pengalaman, dan menciptakan manfaat yang lebih luas.
“Saling tumbuh bersama berarti tidak hanya mengejar keberhasilan diri sendiri, tetapi ikut membantu anggota lain berkembang, membangun kolaborasi, berbagi pengalaman, dan menciptakan manfaat yang lebih luas,” bebernya.
Menurut Andi, rangkaian anniversary ke-7 sengaja dirancang bukan hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi dan tempat anggota saling terhubung.
Fun run, bazar UMKM, donor darah hingga Growth Story menjadi bagian dari upaya menghadirkan aksi nyata TDA Wajo sebagai komunitas yang ingin memberikan dampak bagi anggota dan masyarakat.
“Dampak yang ingin TDA Wajo teruskan kepada member dan masyarakat adalah membangun ekosistem bisnis yang bisa berdampak langsung kepada member dan masyarakat sehingga makna tumbuh bersama terealisasi,” ujar Qaffi.
TDA Wajo kini memiliki 516 member
TDA Wajo berdiri pada 19 September 2019 dan kini memiliki 516 member. Selama perjalanan tujuh tahun, TDA Wajo telah menjalankan berbagai kegiatan pengembangan anggota dan kontribusi sosial.
Beberapa kegiatan yang menjadi bagian dari perjalanan tersebut antara lain Pesta Wirausaha TDA Wajo yang menghadirkan pembicara internasional, pelaksanaan Kelompok Mentoring Bisnis (KMB) sebanyak empat kali, penerimaan penghargaan Raih Anugerah Sahabat Pembinaan dari Rutan Kelas IIB Sengkang, serta pengadaan ambulans.
Pada anniversary ke-7 ini, TDA Wajo juga membuka pendaftaran bagi calon member baru. Sebanyak enam orang mendaftarkan diri untuk bergabung dalam komunitas pada rangkaian kegiatan tersebut.
Kegiatan anniversary kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai penanda tujuh tahun perjalanan TDA Wajo.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarpengusaha, mendukung bisnis anggota, berbagi pengalaman, serta menghadirkan kontribusi sosial yang dapat dirasakan masyarakat.
Semangat ini sejalan dengan arah TDA yang menempatkan perjalanan komunitas pada prinsip Bersama Belajar, Bersama Bertumbuh, Bersama Naik Kelas, Bersama Memberi Dampak.
Dalam materi TDA 9.0, pengembangan komunitas juga menempatkan kepedulian sosial sebagai salah satu bagian penting dari kehidupan anggota.
