Konten Media Partner

TDA Yogyakarta Gelar KMB Sukseskan To The Next Level

TDAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TDA Yogyakarta Gelar KMB Sukseskan To The Next Level
zoom-in-whitePerbesar

Yogyakarta - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) daerah Yogyakarta menggelar Kelas Mentoring Bisnis (KMB) bertempat Toleransi Kopi, Senin (24/06/2024).

Divisi Edubis TDA Yogyakarta, Yunita mengatakan, kegiatan ini mengumpulkan para pengusaha yang bersemangat untuk belajar dan berkembang. KMB mengusung tema khusus "Ide & Model Bisnis". Acara dipandu dua mentor berpengalaman, Wijdan Nandiwardhana dan Tomy Thomas, serta didukung tim edukasi yang dipimpin Dwi Yunitasari.

"Mentor membuka KMB dengan menekankan bahwa memilih bisnis yang tepat adalah pondasi utama yang menentukan 60% dari kesuksesan usaha," jelasnya.

Tomy mengatakan bahwa bisnis yang bagus dapat berhasil walaupun dengan manajemen yang buruk, tetapi bisnis yang tidak bagus akan kesulitan bertahan walaupun dimanage dengan manajemen yang baik. Selain itu, Tomy juga memberikan dukungan dan menyemangati peserta agar peserta belajar meriset usaha sebelum membuka usaha, agar keberhasilannya tinggi.

"Saya mengingatkan bahwa sekarang saatnya untuk meminimalisasi kegagalan, dan saatnya untuk memperbesar kemungkinan berhasil," terangnya.

Dalam kegiatan ini, seluruh mentor mengingatkan agar tidak tergesa dalam memulai usaha. Sebab bisnis yang sukses memiliki repeat order dan margin keuntungan yang besar.

"Lebih baik terlambat tapi siap, daripada cepat tapi tidak siap fokuslah pada bagaimana membuat pelanggan terus kembali membeli produk atau jasa Anda atau kita harus memperbesar margin keuntungan per produk jika niche produk kita bukan niche yang repeat order-nya tinggi," tambahnya.

Tak hanya itu, dia menambahkan bahwa dalam menjalankan bisnis sangat penting untuk melakukan riset dalam studi kelayakan bisnis untuk mengurangi risiko kegagalan. Adapun tugas yang diberikan peserta yaitu membuat tiga studi kelayakan bisnis usaha jasa yang menguntungkan, dengan detail target pasar, margin keuntungan, dan target penjualan per bulan serta per hari.

“Ini adalah latihan untuk melatih kepekaan melihat peluang bisnis dan menghindari godaan yang mudah,” jelas Tomy.

Tomy juga menjelaskan strategi multiple stream income, di mana pengusaha disarankan untuk memiliki beberapa sumber penghasilan agar saat satu usaha sedang turun, pengusaha tetap tenang karena memiliki penghasilan yang lain. Namun memulai dengan satu bisnis yang setle dahulu sebelum membuka bisnis lainnya.

“Pendekatan ini memungkinkan Anda fokus dan memastikan bisnis pertama Anda stabil sebelum memperluas ke bisnis lain,” jelasnya.

Dengan adanya kegiatan ini dirinya berharap para pengusaha pemula dapat memahami pentingnya riset, strategi yang efektif, dan manajemen yang baik dalam menjalankan bisnis mereka. KMB ini bertujuan untuk melatih kepekaan dalam melihat peluang bisnis dan mempersiapkan peserta menghadapi tantangan di dunia bisnis dengan lebih baik.

"Harapan jangka panjang adalah peserta bisa mengimplementasikan ilmu yang didapat, menciptakan bisnis yang berkelanjutan dan profitable, serta berhasil dalam usaha mereka dengan bimbingan dari mentor TDA, para pengusaha kini memiliki panduan yang lebih jelas dan terarah untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka menuju kesuksesan To the Next Level," tandasnya.