Tingkatkan Minat Wirausaha Mahasiswa, UM Metro Gandeng TDA Metro
MoU Program Pendampingan Bisnis

Kota Metro - Untuk mengembangkan jiwa wirausaha di kalangan mahasiswa, Universitas Muhammadiyah (UM) Metro bersama Pengurus Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Kota Metro menandatangani kerja sama (MoU). Kerja sama itu terkait pengembangan dan pendampingan kewirausahaan bagi mahasiswa.
Penandatanganan ini dilakukan Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si. dengan Presiden TDA 8.0, Eko Desriyanto dan Kepala Pusat Karier dan Inkubator Bisnis Universitas Muhammadiyah Metro, Karnila Ali, B.Bus., M.P.A. dengan Ketua Komunitas pengusaha TDA Metro 8.0, Fadel di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Metro, Senin (02/10/2023).
Menurut Rektor UM Metro, kerja sama ini merupakan wujud komitmen UM Metro terkait peningkatan penyerapan alumni di dunia usaha maupun di dunia kerja.
“Saat ini dari lulusan Universitas Muhammadiyah Metro yang terserap di dunia kerja maupun usaha hanya sekitar 20%, kemudian 2% melanjutkan studi, sisanya merupakan pengangguran intelektual,” paparnya.
Nyoto berharap dengan adanya kerja sama ini bisa meningkatkan minat mahasiswa berwirausaha. Sehingga nantinya bisa mengurangi angka pengangguran alumni di kampusnya.
“Adanya kerja sama dengan Komunitas Pengusaha TDA ini nantinya dapat berbagi pengalaman dan skill dari teman-teman anggota TDA, yang mana memang semuanya adalah praktisi. Semoga bisa menularkannya kepada mahasiswa kami untuk juga menjadi pengusaha-pengusaha sukses ke depannya,” harapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden TDA menyampaikan bahwa TDA memiliki modul pendampingan membernya untuk berbagai level bisnis. Mulai dari Level Foundation, Growth dan Corporation.
“Level Foundation adalah modul edukasi dasar yang akan membawa bisnis member menuju omzet 5 miliar rupiah per tahun. Selanjutnya Level Growth adalah paket edukasi menengah yang akan memudahkan member menuju omzet 20 miliar rupiah per tahun. Dan Level Corporation adalah paket edukasi bisnis yang disiapkan untuk omzet member menuju 50 miliar rupiah,” jelasnya.
Selain itu, Eko juga menjelaskan program TDA lainnya yang tidak kalah penting untuk menciptakan pengusaha-pengusaha dengan mentalitas yang tangguh.
“Ada juga program-program lain yang tidak kalah penting seperti TDA Camp, di mana para member belajar nilai-nilai dan budaya ber-TDA. Pesta Wirausaha sebagai ajang silaturahmi nasional para member, Kelompok Mentoring Bisnis (KMB) di mana para mentee bisa belajar dengan para mentor di TDA untuk pengembangan bisnisnya. Ada juga TDA Peduli, di mana ini adalah aksi sosial dari member TDA untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” urainya.
Usai penandatanganan, Ketua TDA Metro 8.0 menyampaikan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Metro. Melalui Pusat Karier dan Inkubasi Bisnis memberikan kepercayaannya kepada TDA, untuk menjadi mitra dalam pendampingan kewirausahaan para mahasiswa.
“Ini juga merupakan salah satu program di TDA, yaitu TDA Kampus. Di mana akan tumbuh pengusaha-pengusaha muda dari lingkungan kampus. Semoga kerja sama ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar, sehingga hasilnya bisa sesuai harapan kita bersama,” jelasnya.
Fadel menambahkan, ke depan TDA Metro akan terus membangun program kemitraan dengan kampus-kampus lainnya di Kota Metro.
"Insya Allah setelah kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Metro, kita akan gandeng juga kampus-kampus lain, agar kewirausahaan terus bertumbuh di Kota Metro khususnya dan di seluruh Indonesia umumnya," pungkasnya.
