Universitas Agung Podomoro Beri Penghargaan Kewirausahaan Indonesia kepada TDA

JAKARTA – Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) menerima Penghargaan Kewirausahaan Indonesia 2026 dari Universitas Agung Podomoro dalam puncak perayaan Dies Natalis ke-13 bertema Entrepreneurial Action University, Jumat (17/7).
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi TDA dalam membangun ekosistem kewirausahaan melalui pengembangan komunitas, pendidikan bisnis, pendampingan wirausaha, serta perluasan jejaring kolaborasi.
Pada kesempatan itu, Rektor Universitas Agung Podomoro, Bacelius Ruru, S.H., LL.M, menyatakan penghargaan itu diberikan atas kiprah TDA selama hampir dua dekade dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan di Indonesia.
Selama ini, TDA membangun ekosistem pembelajaran berbasis komunitas melalui program edukasi, mentoring, dan kolaborasi yang memperkuat kapasitas pelaku usaha dari berbagai skala bisnis.
Penghargaan itu diserahkan dalam Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-13 Universitas Agung Podomoro.
Usai prosesi tersebut, Presiden TDA Ferdian menyampaikan keynote speech bertajuk Social Mobility Through Entrepreneurship in TDA.
Dalam pemaparannya, Ferdian menegaskan keberhasilan seorang wirausaha tidak hanya ditentukan kemampuan individu, tetapi juga oleh akses terhadap jejaring yang membuka peluang belajar, berkolaborasi, dan berkembang.
Mengacu pada konsep economic connectedness, ia menjelaskan komunitas menjadi ruang yang secara sadar mempertemukan pelaku usaha dari beragam latar belakang sehingga memperluas kesempatan ekonomi.
Menurut Ferdian, penghargaan tersebut merupakan apresiasi bagi seluruh anggota TDA yang selama ini membangun budaya saling belajar, bertumbuh, dan berkolaborasi.
“Kami percaya komunitas tidak hanya menjadi tempat berbagi pengalaman, tetapi juga membuka akses terhadap jejaring, pengetahuan, dan modal sosial sehingga semakin banyak pelaku usaha memiliki kesempatan untuk berkembang,” katanya.
Ia menambahkan seluruh program TDA disusun untuk meningkatkan kapasitas bisnis anggota sekaligus memperluas koneksi lintas sektor.
“Pendekatan tersebut diharapkan dapat melengkapi peran pendidikan formal dalam menciptakan lebih banyak wirausaha yang mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan dampak bagi masyarakat,” jelasnya.
TDA didirikan pada 2006, kini memiliki lebih dari 62.000 anggota yang tersebar di 119 daerah, 29 wilayah, serta perwakilan di lima negara.
Organisasi tersebut secara rutin menyelenggarakan Foundation Workshop Series, Growth Workshop Series, Corporate Workshop Series, Bootcamp for Employee, mentoring bisnis, business matching, hingga program kewirausahaan sosial.
Momentum Dies Natalis ke-13 Universitas Agung Podomoro juga menjadi ajang pertemuan dunia pendidikan tinggi dengan komunitas kewirausahaan.
Kolaborasi keduanya dipandang penting untuk memperkuat ekosistem yang mendukung lahirnya generasi pengusaha baru melalui pembelajaran akademik, pengalaman praktis, mentoring, dan jejaring profesional.
Pemberian Penghargaan Kewirausahaan Indonesia 2026 kepada TDA sekaligus menegaskan komitmen Universitas Agung Podomoro dalam mendorong budaya kewirausahaan yang berorientasi pada pengembangan ekosistem kolaboratif dan perluasan kesempatan bagi masyarakat.
