Yuni Fitria Pengusaha Kuliner Nasi Uduk Mas Yanto, Rencananya Buka 5 Cabang

BENGKULU - Yuni Fitria pengusaha kuliner Nasi Uduk Mas Yanto, mulai menjalani bisnis akhir tahun 2018. Sebelumnya, bisnis tersebut milik saudaranya yang kemudian dikelola, hingga Yuni membeli seluruh asetnya.
Yuni menceritakan jika wal mula menjalankan bisnis ini akhir tahun 2018 yang sebelumnya suaminya seorang karyawan warung makan nasi uduk Mas Eko dari tahun 2011.
"Jadi, pemiliknya masih saudara pada tahun 2014 nasi uduk mas eko membuka cabang, suami saya yang mengelolanya sampai tahun 2018 dengan sistem bagi hasil,"ucapnya.
Akhirnya, tahun 2018 pemilik nasi uduk Mas Eko menawarkan untuk membeli seluruh aset warung berupa kontrak ruko karyawan, dan brand nasi uduk mas eko selama 2 tahun.
"Dengan izin Allah pada bulan november 2018 cabang warung nasi uduk mas eko yang ke 2 akhirnya milik kami,"jelasnya.
Yuni menyebutkan pada bulan november 2020 mengganti nama menjadi nasi uduk Mas Yanto sesuai dengan nama suaminya. Sebab, ingin membesarkan brandnya sendiri.
"Semoga dengan nama yang sekarang bisa lebih baik, dan warung nasi uduk pecel lele bisa naik kelas,"ucapnya. Selain itu, dia menambahkan bahwa menggeluti bisnis kuliner lantaran telah memiliki basic dari suaminya yang sebelumnya berada di bisnis kuliner.
"Kami menekuni bisnis kuliner ini karena sudah bertahun-tahun suami saya berada di bisnis tersebut, yang tadinya hanya warung tenda biasa dan kami bercita-cita bagaimana caranya supaya bisnis warung nasi uduk pecel lele bisa naik kelas,"terangnya.
Rencananya untuk mengembangkan bisnisnya di tahun ke 5 ingin memiliki cabang minimal di 5 kota Bengkulu, dan 20 di Provinsi Bengkulu, membuka peluang kemitraan.
"Jadi untuk mencapai itu semua kami berencana membuka peluang kemitraan. Semoga bisnis warung nasi uduk pecel lele ini bisa naik kelas," terangnya.
Yuni membagikan tips bisnis. Di antaranya harus siap untuk rugi. Karena bisnis tidak selamanya untung, fokus pada tujuan bisnis, konsisten, dan berdoa.
"Kami masih banyak belajar dan bisnis kami pun terbilang masih kecil dari segi umur. Namun mentor saya pernah berkata yang namanya bisnis tidak selalu mulus dan untung, maka harus siap rugi mau bisnis itu kecil atau pun besar. Terpenting fokus pada tujuan dan konsisten dengan apa yang di kerjakan jangan lupa berdoa serahkan hasilnya kepada Allah SWT, Insyallah usaha tidak akan menghianati hasil," tandasnya.
Sementara itu bergabung dengan komunitas TDA sejak tahun 2015 banyak manfaat yang diperoleh diantaranya mentor bisnis, jaringan luas, dan banyak mendapatkan ilmu tentang bisnis.
"Jadi di TDA selain jaringan yang luas juga kekeluargaan yang sangat erat," pungkasnya.
