KKN UNS Kelompok 89 Resmikan Perpustakaan Sambiduwur Dengan Lomba dan Edukasi

Mahasiswa Pertanian, Universitas Sebelas Maret Surakarta
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Naufal alif Adani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kabupaten Sragen, Jawa Tengah — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi Universitas Sebelas Maret (UNS) 2026 Kelompok 89 melaksanakan kegiatan Peresmian Perpustakaan Desa pada hari Kamis, 6 Agustus 2026 yang berlokasi di Balai Desa Sambiduwur, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja KKN Literasi yang bertujuan untuk menyediakan sarana membaca dan belajar sekaligus mendorong peningkatan budaya literasi di tengah masyarakat.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Literasi UNS 89 yang beranggotakan Andika Wahyu Setiyoso, Nasila Zahratun Nisa, Hellna Alodia Ivana, Tri Marsudi Gusti Kinarsih, Yulfa Ayu Mafdalena, Sabrina Aurellia Widani, Adha Nursanti, Muhammad Reno Fernanda Putra, dan Naufal Alif Adani, dengan dosen pembimbing lapangan yaitu Dr. Silky Roudhotus Sa’adah., M.Pd.
Kegiatan peresmian perpustakaan tidak hanya diisi dengan pesta seremonial, tetapi juga disajikan berbagai rangkaian acara yang edukatif dan menarik bagi masyarakat. Acara tersebut yaitu lomba mewarnai bagi siswa kelas 2 SD, pemberian apresiasi kepada peserta lomba, dan penyuluhan kesehatan bagi remaja.
Kegiatan diawali dengan peresmian perpustakaan yang berada di Balai Desa Sambiduwur. Perpustakaan tersebut ditata dan dilengkapi dengan berbagai koleksi bacaan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda.
Sebagai bagian dari kegiatan untuk mengenalkan perpustakaan kepada anak-anak, mahasiswa KKN Literasi UNS Kelompok 89 menyelenggarakan lomba mewarnai yang ditujukan bagi siswa kelas 2 SD. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengenalan literasi yang dikemas secara kreatif dan menyenangkan. Para peserta diberikan kesempatan untuk menuangkan kreativitas melalui kegiatan mewarnai.
Setelah lomba selesai, mahasiswa KKN memberikan apresiasi kepada peserta lomba, terutama kepada peserta yang berhasil memperoleh hasil terbaik. Pemberian apresiasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri anak-anak untuk terus berkreasi serta mengikuti kegiatan positif.
Selain kegiatan untuk anak-anak, rangkaian acara juga dilengkapi dengan penyuluhan kesehatan bagi remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan meningkatkan kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan tersebut, peresmian perpustakaan tidak hanya menjadi kegiatan yang berfokus pada literasi membaca, tetapi juga menjadi ruang edukasi bagi berbagai kelompok usia di masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Antusiasme dan keterlibatan masyarakat Desa Sambiduwur menjadi salah satu faktor pendukung utama. Anak-anak menunjukkan ketertarikan dalam mengikuti lomba mewarnai, sementara para remaja turut berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan kesehatan.
Dukungan dari Pemerintah Desa Sambiduwur juga membantu kelancaran kegiatan, terutama dalam pemanfaatan Balai Desa sebagai lokasi perpustakaan dan tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan.
Kegiatan ini menghasilkan sebuah perpustakaan desa yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Sambiduwur sebagai sarana membaca, belajar, dan memperoleh informasi. Perpustakaan diharapkan dapat menjadi ruang yang mendukung kegiatan literasi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan generasi muda.
Pelaksanaan lomba mewarnai juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas melalui kegiatan yang menyenangkan. Sementara itu, penyuluhan kesehatan memberikan tambahan pengetahuan kepada remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Sebagai tindak lanjut, perpustakaan diharapkan dapat terus dikelola dan dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Sambiduwur bersama masyarakat. Pengembangan koleksi buku, penataan fasilitas, serta penyelenggaraan kegiatan literasi secara berkala dapat dilakukan agar perpustakaan tetap aktif dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Masyarakat Desa Sambiduwur berpartisipasi dengan menghadiri kegiatan peresmian serta mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan. Anak-anak berpartisipasi dalam lomba mewarnai, sedangkan remaja mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan. Antusiasme masyarakat menunjukkan adanya dukungan terhadap keberadaan perpustakaan dan kegiatan edukatif yang dilaksanakan.
Melalui peresmian perpustakaan yang dipadukan dengan kegiatan kreatif dan edukatif, KKN Literasi UNS 2026 Kelompok 89 berharap keberadaan perpustakaan di Desa Sambiduwur dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perpustakaan tidak hanya diharapkan menjadi tempat untuk membaca, tetapi juga berkembang menjadi ruang belajar, berkarya, dan berbagi pengetahuan bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia.
