Konten dari Pengguna

FBD UB 64 Dokumentasikan Aksi Kader Gizi Arjowilangun Lewat Artikel & Poster

Abdilla Monica

Abdilla Monica

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Abdilla Monica tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Artikel Cegah Stunting Sejak Dini: Kader Desa Arjowilangun Dukung Gizi Ibu Hamil untuk Generasi Sehat
zoom-in-whitePerbesar
Artikel Cegah Stunting Sejak Dini: Kader Desa Arjowilangun Dukung Gizi Ibu Hamil untuk Generasi Sehat

Malang, 28 Juli 2025 — Mahasiswa KKN FISIP BAKTI DESA (FBD) Universitas Brawijaya dari kelompok 64 turut mengambil peran aktif dalam mempublikasikan program-program kemanusiaan yang dijalankan oleh Desa Arjowilangun. Salah satu kontribusi nyata yang dilakukan adalah melalui karya jurnalistik berupa artikel feature dan poster edukatif yang mengangkat kegiatan kader posyandu dalam mendistribusikan makanan bergizi untuk ibu hamil. Program ini sendiri merupakan langkah nyata dari Pemerintah Desa Arjowilangun dalam mencegah stunting sejak dini dan menjaga kualitas kesehatan ibu dan anak. Dalam kegiatan tersebut, para kader posyandu memasak dan mengantarkan makanan bergizi ke rumah ibu-ibu hamil secara rutin, bahkan di tengah hujan sekalipun.

Melihat nilai kemanusiaan yang tinggi dari kegiatan ini, salah satu mahasiswa KKN FBD UB, Abdilla Monica Permata B., menulis artikel feature berjudul “Cegah Stunting Sejak Dini: Kader Desa Arjowilangun Dukung Gizi Ibu Hamil untuk Generasi Sehat”. Artikel ini kemudian dipublikasikan melalui website resmi Desa Arjowilangun agar masyarakat luas, termasuk masyarakat yang berselancar secara digital, dapat mengenal lebih dekat kegiatan para kader posyandu di Desa Arjowilangun. Tak hanya itu, artikel tersebut juga dicetak dalam bentuk poster artikel vertikal dan dipasang di Balai Desa Arjowilangun, dengan harapan masyarakat yang datang dapat langsung membaca dan memahami pentingnya program ini. Poster tersebut juga menyajikan ringkasan pesan-pesan kunci dari kegiatan distribusi gizi dan menjadi bentuk penghormatan terhadap peran luar biasa kader posyandu sebagai “pahlawan tanpa tanda jasa”. Kehadiran luaran ini menunjukkan bahwa mahasiswa KKN FBD UB tidak hanya menjalankan program kerja di balik layar, tetapi juga memastikan bahwa kontribusi warga desa, terutama kader, dapat terekam, diapresiasi, dan diinformasikan kepada publik. Upaya ini sekaligus menegaskan pentingnya dokumentasi dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.